Home KOTA KOTA MANADO PEMKOT MANADO DPRD Manado Gelar RDP Terkait Kisruh Tungka Bersaudara

DPRD Manado Gelar RDP Terkait Kisruh Tungka Bersaudara

0
0
2,523

Manado, Kisruh ini di mulai sejak tahun 2014 Dimana pihak perusahaan yang mengelola pasokan air dan listrik, melakukan pemutusan secara sepihak air dan listrik para penyewa dibawa pengelolaan Bob Tungka.

CELEBES NEWS – Komisi A DPRD Kota Manado menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak Mega Mas Manado terkait kisruh saling tuntut hak dan kewajiban antara pemilik lahan di kawasan Mega Mas, yakni Bob Tungka, dengan Mega Surya Lestari Grup khususnya PT Mega Jasa Kelola (Benny Tungka) Selasa (12/09/2017)

Dalam RDP tersebut pihak Bob Tungka diwakili oleh kuasa hukum Ramses Purba. Dalam penjelasan Ramses mengatakan bahwa kisruh ini di mulai sejak tahun 2014 Dimana pihak perusahaan yang mengelola pasokan air dan listrik, melakukan pemutusan secara sepihak air dan listrik para penyewa dibawa pengelolaan Bob.

“Pihak kami sudah lama memohon kepada Pihak Benny Tungka, sekira tahun 2014 kami sudah mengajukan permohonan tapi balasan dari permohonan tersebut baru direspon tahun 2016 Lalu” jelas Ramses.

Mendengar langsung bahwa permintaan tersebut akan segera ditindaklanjuti pihak perusahaan dengan akan memasang kembali dua jaringan tersebut, namun harus memenuhi aturan yang telah ada. Penjelasan ini disampaikan pihak perusahaan yang diwakili bagian Legal dan Manajemen.

Belakangan jawaban pihak perusahaan, masih ditolak Bob Tungka, melalui kuasa hukumnya. Mereka meminta agar ada perjanjian kesepakatan untuk penyambungan listrik dan air, harus jelas.

“Kami ingin ada perjanjian yang jelas dan terperincil. Agar kejadian yang lalu tidak terulang kembali, kami tidak mau karena hal seperti ini akan menyeret kami ke pihak yang berwajib” tambahnya.

Karena tidak mendapatkan titik temu, Royke Anter, yang memimpin hearing tersebut, meminta agar kedua belah pihak bertemu langsung dan membicarakan secara kekeluargaan.

“Untuk perjanjian kerjasama atau MOU bisa dibahas secara langsung antara kedua belah pihak, tidak perlu lagi dengan kami” kata dia memberikan saran.

Berbeda dengan Dekot, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, menganggap persoalan tersebut sudah selesai. Karena menurut Micler Lakat, inti mediasi sudah selesai dengan mendapatkan solusi.

“Intinya mediasi sudah terlaksana dan sudah ada jawabannya karena pihak Bob Tungka sudah mendapatkan jawaban dari MJK yakni akan ada penyambungan air dan listrik kepada penyewa di Lahan Bob Tungka” ujarnya

“Akan tetapi untuk perjanjian/MOU baiknya dikomunikasikan antara kedua belah pihak, karena sudah bukan jadi ranah kami sebagai penyelenggara mediasi” tutupnya.

Pihak kuasa hukum Bob Tungka, yang diwawancarai usai rapat tersebut, masih ngotot agar perjanjian tersebut dapat lebih transparan.

“Nanti akan kita lihat apa yang akan dilakukan Mega Jasa Kelola, sebenarnya menjadi pertanyaan juga kalau Pihak Mega Jasa Kelola tidak bisa memberikan Perjanjian yang kami minta, ada apa dibalik itu?” tegasnya.

Pertemuan tersebut di pimpin oleh Ketua komisi A DPRD Manado Royke Anter dan di dampingi oleh anggota Syarifudin Saafa, Roy Maramis dan di hadiri oleh perwakilan Pemkot Manado Asisten 1 Micler Lakat serta area Manager PLN dan PT. Air Manado. [©-Ryl ]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Lakukan Sidak, Satgas Gempita Dan Sat Pol PP Temukan ASN “Keluyuran” Di Luar Jam Kantor

Manado, Tim Gempita adalah satuan khusus dari Pemkot Manado, bersama Sat pol PP melakukan …