Home GORONTALO PROVINSI GORONTALO PEMPROV GORONTALO Gubernur Gorontalo Kunjungi KPK Guna Pencegahan Korupsi

Gubernur Gorontalo Kunjungi KPK Guna Pencegahan Korupsi

0
0
2,554

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengunjungi Komisi Pemilihan Umum (KPK) di Jakarta pada Selasa (25/7/2017), menemui Deputi Bidang Pencegahan Pahala Nainggolan, guna memaksimalkan program pencegahan korupsi di daerah itu.

CELEBES NEWS – Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan tim KPK bulan Juni lalu di Gorontalo, dimana Provinsi Gorontalo dijadikan sebagai salah satu daerah pelaksanaan supervisi KPK RI untuk pemberantasan korupsi terintegrasi.

“Ada beberapa fokus penting, isu strategis yang kita tindaklanjuti dalam bentuk bina aksi,” kata Sekda Provinsi Gorontalo Winarni Monoarfa, yang saat itu mendampingi Gubernur pada pertemuan itu, Rabu (26/7/2017).

Ia menambahkan, ada lima isu strategis berbasis aplikasi yang dibahas dalam pertemuan tersebut yaitu, e-Samsat, integrasi antara e-perencanaan dan simda keuangan, integrasi e-perencanaan, simda dan e-protrek.

Kemudian pelayanan perizinan online, penyediaan media centre di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait dengan isu strategis tersebut.

Elektronik samsat itu terkait pelayanan samsat dengan koordinator Badan Keuangan, kemudian integrasi antara e-perencanaan dan simda keuangan oleh Badan Perencaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

“Sementara integrasi e-perencanaan, simda dan e-protrek melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP), ini dalam rangka untuk mengakomodir pengadaan barang dan jasa dilingkungan pemerintah provinsi,” jelasnya.

Selanjutnya untuk penyelenggaraan pelayanan perizinan online, dimana koordinatornya adalah Pusat Pelayanan Terpadu dan Tenaga Kerja, sementara khusus untuk penyediaan media centre, ini penting dalam rangka penyediaan informasi pada masyarakat, dimana penanggungjawabnya adalah dinas komunikasi dan informasi.

Sekda Winarni dalam kesempatan tersebut mengungkapkan rasa bangga atas respon yang diberikan oleh KPK terhadap pemerintah provinsi Gorontalo.

“KPK juga memberikan respon yang sangat positif, khususnya kepada Gorontalo dibandingkan daerah lain, karena di luar dugaan mereka kita bisa cepat dan sudah membuat sendiri untuk tim Gorontalo. Kita sudah berhasil membuat sendiri rencana aksi dan target waktu pelaksanaannya dan lain lain, KPK sangat respek dengan komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur,” terang Sekda.

Ia mengatakan, komitmen Gubernur Gorontalo terhadap pencegahan korupsi terintegrasi, yaitu sistem itu hanya instrumen tapi yang terpenting dari semua ini adalah harus ada komitmen dukungan dari kepala daerah.[©-ant/i501]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Gubernur Larang Pejabat Pemprov Untuk Keluar Daerah pada Akhir Tahun

Gorontalo,Gubernur Gorontalo menegaskan tidak ada anggaran yang kembali ke pusat, terutama…