Home GORONTALO PROVINSI GORONTALO PEMPROV GORONTALO Eksekusi Lahan GORR Mendapat Perlawanan Warga

Eksekusi Lahan GORR Mendapat Perlawanan Warga

0
0
2,706

Pembangunan jalan GORR tidak sampai mengenai lahan  usaha kandang ayam.

CELEBES NEWS – Eksekusi lahan untuk pembangunan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) atau jalan lingkar luar, khususnya melewati Desa Dumati, mendapat perlawanan warga. Mereka mengaku ganti-rugi yang dititipkan di Pengadilan Negeri (PN) setempat tidak sesuai.

Salah seorang pemilik lahan yang akan kena pembangunan GORR, keluarga Merlin Tahir, melakukan penghadangan alat berat yang akan melakukan penggusuran lahan. Upaya mereka dihalangi oleh Satpol PP Provinsi Gorontalo.

Merlin Tahir bersama anaknya bahkan pingsan di tengah berlangsungnya eksekusi saat mencoba menerobos Satpol PP yang berjaga di lokasi penggusuran. “Kami berharap ada keadilan dari pemerintah. Tolong perhitungkan kembali kerugian usaha kami akibat pembangunan GORR,” kata Merlin.

Dia menjelaskan, kurang lebih sekitar 4 meter lahan miliknya masuk dalam lintasan pembangunan GORR, yang berada tepat di belakang kandang ayam petelur.

Merlin mengakui usaha ternak ayam petelur dengan pendapatan setiap hari Rp3 juta, sempat mengalami kerugian karena adanya aktivitas pekerjaan lahan GORR. “Kami tidak akan menghalangi pekerjaan jalan ini, akan tetapi pemerintah perlu memperhitungkan kerugian usaha yang kami alami,” ujarnya.

Sampai saat ini pihaknya belum menerima uang ganti rugi dari pemerintah. Dia sudah berupaya mengeluhkan persoalan ini ke DPRD Provinsi Gorontalo namun tidak ada hasil.

Sementara itu Kepala Biro Hukum Pemerintah Provinsi Gorontalo Ridwan Yasin mengatakan, pembangunan jalan GORR tidak sampai mengenai lahan  usaha kandang ayam.

“Mereka mengeluh,  kalau jalan tersebut sudah selesai, akan mengganggu usaha ternak ayam petelur, karena kebisingan sehingga menggangu proses bertelur. Ini  yang diminta untuk dihitung,” kata dia.

Dia menambahkan, Pemprov Gorontalo sudah meminta agar tim appraisal untuk meninjau kembali. Jika masuk hitungan, nanti sampaikan ke pemerintah. “Pada prinsipnya Pemprov akan melakukan pembayaran, sepanjang itu ditetapkan oleh BPN bersama appraisal,” tegas Ridwan. [©-ant/ik]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Gubernur Larang Pejabat Pemprov Untuk Keluar Daerah pada Akhir Tahun

Gorontalo,Gubernur Gorontalo menegaskan tidak ada anggaran yang kembali ke pusat, terutama…