Home CAKRAWALA HUKUM Menteri PPPA : Hukuman Pelecehan Seksual Terlalu Ringan

Menteri PPPA : Hukuman Pelecehan Seksual Terlalu Ringan

0
0
2,900

Di beberapa daerah, masih ada yang menggunakan cara adat bagi pelaku pelecehan seksual.

CELEBES NEWS – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise mengatakan, hukuman yang dituntut jaksa atau diputuskan hakim untuk pelaku pelecehan seksual masih belum sesuai undang-undang yang berlaku.

Hal itu terjadi karena para jaksa atau hakim belum menggunakan perspektif gender dalam memutuskan perkara pelecehan seksual.

“Memang kenyataannya banyak yang belum sesuai karena mereka masih memakai penilaian yang berbeda. Misalnya, pelaku harus dihukum 15 tahun penjara tetapi setelah sampai putusan hanya dihukum tiga tahun atau satu tahun,” kata Yohana, Minggu (9/7/2017).

Tak hanya itu, menurut dia, di beberapa daerah ada juga yang menggunakan cara adat dengan membayar sejumlah denda atau memediasi pelaku dengan korban pelecehan seksual.

Sementara itu, Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempaun Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Vennetia Danes menilai, ringannya hukuman yang dijatuhkan kepada pelaku pelecehan seksual karena jaksa masih menggunakan KUHP, bukan undang-undang khusus yang telah disahkan pemerintah.

Padahal, pemerintah telah membuat berbagai peraturan khusus untuk melindungi perempuan dan anak, seperti Undang Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan Perempuan.

Dia mengungkapkan, hal ini menjadi perhatian kementerian untuk mengubah pandangan para penegak hukum agar memiliki perspektif gender dalam menangani masalah pelecehan seksual.

“Tahun lalu kami sudah laksanakan pelatihan kepada penegak hukum. Tahun ini kami akan adakan lagi pelatihan yang sama dengan jumlah peserta yang lebih banyak agar mereka dapat memiliki perspektif yang sama dengan kami sehingga mereka dapat menjatuhkan hukuman yang tepat kepada pelaku,” kata Vennetia. [©-ant/ike]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Presiden: Rp 3,55 Triliun Uang Negara Berhasil Diselematkan dari Koruptor

Jakarta, Sejak tahun 2004 sampai sekarang ada 12 gubernur yang ditangkap karena korupsi, 6…