Home CAKRAWALA POLITIK Dosen UGM Tolak Hak Angket KPK

Dosen UGM Tolak Hak Angket KPK

0
0
2,552

Sudah terkumpul 400 suara mendukung penolakan hak angket DPR terhadap KPK. Jumlah akhir dukungan penolakan akan disampaikan secara resmi pada 17 Juli 2017.

CELEBES NEWS – Ratusan dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) menyatakan dukungan menolak hak angket Dewan Perwakilan Rakyat yang ditujukan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi karena dinilai melemahkan lembaga antirasuah itu. Pernyataan itu disampaikan oleh para dosen yang diikuti Rektor UGM Panut Mulyono di Balairung UGM, Yogyakarta, Senin (10/7/2017).

“Kalau penggunaan hak angket ini dibiarkan dan pelemahan KPK terwujud, yang rugi adalah bangsa Indonesia,” kata Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM Muhadjir Darwin.

Muhadjir mengatakan, keterlibatan para dosen atau guru besar UGM dalam persoalan ini merupakan wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Para guru besar tidak melulu fokus pada penelitian namun wajib menjalankan fungsi pengabdian masyarakat, di antaranya dengan menolak pelemahan KPK. “Jadi, yang kita lakukan ini merupakan representasi UGM untuk mengedepankan kepentingan masyarakat yaitu membersihkan negara dari korupsi,” kata dia.

Dekan Fakultas Hukum UGM Sigit Riyanto memandang, proses yang berlangsung di Pansus Angket KPK menggambarkan proses melawan gerakan-gerakan antikorupsi yang ditempuh dengan melemahkan KPK. Hal itu ditunjukkan dengan upaya intervensi DPR terhadap proses hukum yang sedang berjalan di pengadilan, khususnya yang ditangani KPK.

Di sisi lain, para anggota Pansus justru menemui para terpidana korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, yang dianggap sebagai simbol mendukung para pelaku tindak pidana korupsi. “Gerakan-gerakan yang dilakukan itu secara faktual merefleksikan sebuah gerakan yang bertentangan dengan gerakan antikorupsi yang dilakukan bangsa ini, khususnya KPK,” kata dia.

Sigit mengatakan, saat ini sedang dilakukan konsolidasi dukungan dari dosen-dosen UGM dan sudah terkumpul 400 suara yang terdata mendukung penolakan hak angket DPR terhadap KPK. Jumlah akhir dukungan penolakan itu, kata Sigit, akan disampaikan secara resmi pada 17 Juli 2017, bersamaan dengan Deklarasi UGM Berintegritas.

“UGM akan memantau dengan cermat perkembangan proses di Pansus Angket KPK dan akan menganalisis substansinya dengan meminta pendapat ahli yang kompeten,” kata dia.

Rektor UGM Panut Mulyono mendukung sikap para dosen di lingkungan kampusnya. “UGM mendukung langkah-langkah yang ditempuh para dosen sesuai dengan visi dan misi UGM,” kata Panut. [©-ant/ton]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Demokrat Dukung Perppu Ormas

Jakarta, Apa pun yang bertentangan dengan Pancasila Partai Demokrat pasti mendukung Perppu…