Home CAKRAWALA STPP Berikan Hasil Penelitian Pertanian Terbaik

STPP Berikan Hasil Penelitian Pertanian Terbaik

0
0
1,961

Menurut Amran, saat ini setiap orang dituntut berpikir di luar kebiasan. Mampu menciptakan satu inovasi yang akan membawa kemajuan terutama bagi diri sendiri maupun orang banyak.

CELEBES NEWS – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STPP) melakukan penelitian yang memberikan hasil-hasil terbaik di bidang pertanian.

“Kami menginginkan dosen-dosen STPP maupun mahasiswanya agar menghasilkan ide-ide baru, melakukan penelitian guna meningkatkan produksi pertanian,” katanya ketika membuka Rapat Koordinasi Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia, Jumat, (7/7/2017).

Rapat Koordinasi tersebut diikuti para Kepala Kampus STPP dari seluruh Indoensia maupun dosen pengajar lembaga pendidikan yang berada di bawah koordinasi Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian itu.

Amran menyatakan, dosen maupun alumni STPP harus menguasai teknologi melalui berbagai penelitian, baik teknologi dalam hal mesin pertanian, maupun menghasilkan bibit unggul peternakan serta pertanian. “Para dosen STPP yang berjumlah 240 orang seluruh Indonesia didorong untuk menciptakan sesuatu yang dapat memajukan sektor pertanian,” katanya.

Dosen diminta mampu menciptakan sesuatu yang baru, seperti menghasilkan sapi yang beratnya melebihi sapi jenis belgian blue yang bobotnya mencapai 4 ton, atau tanaman jagung yang mampu menghasilkan empat tongkol.

Menurut Amran, saat ini setiap orang dituntut berpikir di luar kebiasan. Mampu menciptakan satu inovasi yang akan membawa kemajuan terutama bagi diri sendiri maupun orang banyak.

“Alat pertanian juga, kita tidak ingin lagi impor peralatan, di STPP ada jurusan mekanisasi, silahkan dirakit mesin pertanian yang diciptakan anak bangsa, jangan lagi pakai produk luar,” kata dia.

Terkait kendala keterbatasan anggaran untuk penelitian, Mentan menegaskan pihaknya siap meningkatkan alokasi anggaran yang dibutuhkan kalangan STPP dari Rp3 miliar menjadi Rp6 miliar untuk tahun ini.

“Butuh apa, kami siapkan peralatan, anggaran. Kita kasih, tapi kami ingin STPP ini menghasilkan teknologi, karena pertanian tidak akan maju tanpa teknologi,” jelas Amran.

Pada kesempatan tersebut, Mentan meminta kepada Sekjen Kementerian Pertanian guna melakukan evaluasi setiap bulan kepada dosen-dosen STPP yang melakukan penelitian dan menghasilan inovasi produksi untuk diberikan insentif.

Amran menjelaskan, hasil penelitian dosen maupun mahasiswa STPP nantinya dapat dikerjasamakan dengan swasta sehingga mereka pun memperoleh royalti sehingga meningkatkan kesejahteraan mereka.

Sementara itu Sekretaris BPPSDMP Momon Rusmono menyatakan, STPP siap menjadi pusat penelitian unggulan sehingga menghasilkan inovasi produk-produk pertanian.

Namun demikian pihaknya mengakui, komoditas-komoditas yang sangat dibutuhkan yang menjadi prioritas pengembangan nantinya seperti jagung, kedelai, sapi maupun alsintan.

Momon menyatakan, salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas lulusan STPP yakni ke depan dengan mengubah kelembagaan lembaga pendidikan tersebut menjadi Politeknik Pembangunan Pertanian di 10 lokasi sehingga para lulusannya diharapkan mampu menjadi wirausahawan muda pertanian serta tenaga ahli bidan pertanian. [©-ant/ike]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Teganya Anak Kecil Ini Ditinggalkan Pria Tak Dikenal

Jakarta – Saat ini petugas P3S telah membawa anak itu ke Panti Sosial Bina Insan Ban…