Home GORONTALO PROVINSI GORONTALO PEMPROV GORONTALO Pemprov Akan Percepat Pembebasan Lahan GORR

Pemprov Akan Percepat Pembebasan Lahan GORR

0
0
2,601

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim mengatakan, tim percepatan akan menempuh tahapan-tahapan sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.

CELEBES NEWS – Pemerintah Provinsi Gorontalo akan mempercepat pembebasan lahan untuk proyek pembangunan jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR).

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim mengatakan, pekerjaan GORR dengan panjang kurang lebih 45 kilometer itu akan dibagi dalam 3 segmen.

Segmen 1 dengan jarak 15,7 kilometer mulai dari Isimu sampai Limboto, segmen 2 dari Limboto hingga Telaga dengan panjang 14,4 kilometer, dan segmen 3 masuk pada wilayah Kabupaten Bone Bolango dan Kota Gorontalo.

“Untuk segmen 1 dari target bidang yang dibebaskan sebanyak 548 bidang, yang sudah bebas sebanyak 539 bidang. Sedangkan yang belum masih 9 bidang. Untuk segmen 2, target yang dibebaskan 551 bidang, yang sudah bebas 512, yang belum 39 bidang,” ujarnya, Kamis, (6/7/2017)

Idris menjelaskan khusus untuk 39 bidang pada segmen 2, Pemprov Gorontalo sudah menitipkan dananya di Pengadilan Negeri Limboto. “Dalam waktu dekat tim percepatan penyelesaian pengadaan tanah GORR akan segera melakukan pengosongan terhadap 39 bidang ini,” ucapnya.

Menurut dia, tim percepatan akan menempuh tahapan-tahapan sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Untuk tahap pertama pada tanggal 3 Juli 2017, tim percepatan sudah menerbitkan Surat Pemberitahuan Pertama atau SP1 kepada para pihak agar mengambil uang ganti rugi yang sudah dititipkan di Pengadilan Negeri Limboto pada rentang tanggal 3-9 Juli 2017.

Tahap kedua mulai 10 sampai 19 Juli 2017, tim percepatan akan menerbitkan SP2 dan kembali memberikan kesempatan kepada para pihak untuk mengambil uang ganti rugi dan segera mengosongkan lahan yang dikuasai. Sedangkan tahap ketiga dimulai tanggal 17-23 Juli 2017, tim menerbitkan SP3 agar lahan yang dikuasai benar-benar telah dikosongkan.

Tahap keempat atau tahap terakhir tanggal 24 Juli 2017, tim melakukan pengosongan lahan atau eksekusi terhadap tanah yang masih dikuasai para pihak. [©-ant/ike]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Provinsi Gorontalo Jadi Yang Pertama Paparkan KLHS RPJMD 2018-2022

Gorontalo, Provinsi Gorontalo merupakan daerah pertama menyelesaikan Kajian Lingkungan Hid…