Home CAKRAWALA MUI : Waspada Terhadap Ancaman ISIS

MUI : Waspada Terhadap Ancaman ISIS

0
0
2,571

MUI mengingatkan para mahasiswa untuk kembali kepada nilai-nilai ajaran agama Islam yang benar, yaitu ajaran agama yang menebarkan kasih sayang, toleransi dan persaudaraan.

CELEBES NEWS – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan Indonesia harus mewaspadai ancaman bahaya kelompok bersenjata ISIS.

“Teror milisi ISIS terhadap aparat kepolisian di Jakarta yang disampaikan seminggu terakhir, tidak boleh dianggap main-main,” kata Zainut lewat keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Rabu, (5/7/2017).

Akan tetapi, kata dia, persoalan ISIS di Indonesia harus ditanggapi secara serius. Teror tersebut merupakan pernyataan ISIS yang akan berperang di Indonesia dan Malaysia. ISIS menyampaikan ancaman berperang itu diketahui melalui video yang beredar di media sosial beberapa hari terakhir.

Zainut mengatakan, ada tiga hal yang patut diwaspadai terhadap gerakan ISIS. Pertama, ISIS adalah gerakan transnasional yang memiliki jaringan di berbagai negara dengan jumlah pengikut yang tidak diketahui secara pasti.

Dengan pengikut yang tidak dapat dideteksi itu, kata dia, mereka melakukan gerakan rekrutmen, pendidikan dan pengaderan anggota secara sembunyi-sembunyi.

Kedua, lanjut dia, ISIS memiliki pengikut dengan tingkat militansi yang sangat tinggi karena mereka dibekali dengan doktrin paham keagamaan radikal dan ideologi terorisme. Sehingga dengan bekal doktrin dan ideologi tersebut mereka siap menyebarkan paham itu kepada orang lain, bahkan mereka rela mati untuk memperjuangkan cita-cita dan keyakinannya itu.

Ketiga, disadari atau tidak bibit-bibit radikalisme di Indonesia sudah mulai banyak tumbuh dan berkembang di berbagai kelompok masyarakat, khususnya di kalangan pelajar, mahasiswa dan pemuda.

Menurut dia, hal tersebut terjadi akibat lemahnya pengawasan dan tidak tegasnya pemerintah dalam menegakkan hukum menghadapi kelompok yang mengusung paham keagamaan radikal dan ideologi terorisme yang menolak Pancasila dan NKRI.

“Kelompok itu berpotensi melahirkan kelompok masyarakat yang simpati dan mendukung perjuangan ISIS,” kata Zainut.

Dia menegaskan, MUI mengingatkan para mahasiswa untuk kembali kepada nilai-nilai ajaran agama Islam yang benar, yaitu ajaran agama yang menebarkan kasih sayang, toleransi dan persaudaraan.

“MUI juga mengajak semua pihak untuk kembali kepada nilai-nilai dasar kebangsaan yaitu Pancasila dan UUD Negara RI Tahun 1945, menjaga kebhinnekaan serta keutuhan bangsa Indonesia,” tegas Zainut. [©-ant/ike]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Inilah Pemenang Lomba Bahasa dan Sastra Indonesia Tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Kotim

Sampit, Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur (Disdik Kotim)  dan Panitia Lomba Bahas…