Home KAWANUA KAWANUA KOTA GORONTALO BPCB Gorontalo Teliti Reruntuhan Kapal Secara Bertahap

BPCB Gorontalo Teliti Reruntuhan Kapal Secara Bertahap

0
0
2,594

Selain Kyosei Maru, dalam catatan sejarah juga menyebut ada kapal bernama Kapal Kosei Maru merupakan kapal Kargo Jepang yang tenggelam pada tahun 1943 akibat serangan torpedo di perairan Pasifik.

CELEBES NEWS – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Gorontalo meneliti reruntuhan kapal yang berada di dasar laut, tepatnya Kelurahan Leato Selatan Kota Gorontalo. Bangkai kapal tersebut berada di kedalaman laut 15-30 meter dan dikenal sebagai situs penyelaman Japanese Cargo Wreck.

“Penelitian terhadap reruntuhan kapal ini dilakukan secara bertahap, sejak tahun 2015. Sekarang kami baru dalam tahap menelusuri fakta-fakta sejarah yang ada, berdasarkan informasi yang kami kumpulkan dari beberapa sumber,” kata Humas BPCB, Faiz, Kamis, (6/7/2017).

Informasi yang berkembang di masyarakat luas menyebutkan, bahwa kapal yang terdapat di pantai Leato, merupakan kapal kargo Jepang bernama Kyosei Maru atau Kosei Maru, yang tenggelam antara tahun 1957-1958 akibat kebakaran yang terjadi di kapal tersebut.

Namun dari hasil penelusuran yang dilakukan oleh Tim Pemetaan dan Dokumentasi Potensi Cagar Budaya Bawah Air BPCB, kapal kargo Jepang bernama Kyosei Maru atau Kosei Maru tidak tenggelam di Gorontalo, melainkan tenggelam di wilayah kepulauan pasifik.

“Ada nama kapal Kyosei Maru, pertama adalah Kyosei Maru yang tenggelam sekitar tahun 1924 merupakan tipe kapal kargo uap dibuat pada tahun 1897 oleh perusahaan dari Sunderland, Inggris yakni Doxford and Sons Ltd,” ungkap Faiz.

Kapal Kyosei Maru dilaporkan tenggelam dan kehilangan kontak pada 6 Januari 1924 di sekitar perairan pasifik. Kapal tersebut tenggelam sekitar 1944 silam, dengan angka tahun pembuatan tahun 1938, merupakan tipe kapal perang yang menggunakan mesin diesel.

Kapal ini tercatat tenggelam akibat pertempuran laut dan dinyatakan hilang pada tanggal 22 Februari 1944 di Pasifik.

Selain Kyosei Maru, dalam catatan sejarah juga menyebut ada kapal bernama Kapal Kosei Maru merupakan kapal Kargo Jepang yang tenggelam pada tahun 1943 akibat serangan torpedo di perairan Pasifik.

“Berdasarkan hasil tersebut, informasi terkait identitas reruntuhan kapal yang terdapat di Leato tersebut bukanlah kapal Kyosei Maru atau Kosei Maru seperti yang asumsikan oleh masyarakat luas di Gorontalo,” papar Faiz. [©-ant/ike]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Sjafrudin Mosii Temui Megawati Minta Dukungan di Pilwako Gorontalo.

Auditor Utama BPK wilayah timur Indonesia Sjafrudin Mosii, mengaku telah menemui ketua umu…