Home CAKRAWALA SOSIAL DAN BUDAYA Mengenal Sejarah Sulut Lewat Museum Negeri di Manado

Mengenal Sejarah Sulut Lewat Museum Negeri di Manado

0
0
2,665

Selain keberagaman adat dan budaya, di Museum Negeri Provinsi Sulut ini juga diceritakan Masuknya Peradaban Islam di Sulawesi Utara.

CELEBES NEWS – Ingin mengenal lebih jauh tentang Sulawesi Utara (Sulut)? Silahkan berkunjung ke Museum Negeri Provinsi Sulut di Jalan WR Supratman, Kelurahan Lawangirung, Kecamatan Wenang, Manado, Sulut.

Kolintang, salah satu alat musik tradisional masyarakat Minahasa di Sulawesi Utara. Alat musik ini terbuat dari kayu khusus yang disusun dan dimainkan dengan cara dipukul.

Ada beribu macam koleksi benda bersejarah dipamerkan di tempat ini, seperti ragam alat musik tradisional, dan Flora dan Fauna yang ada di Provinsi Sulut. Selain itu, Museum yang tepat berada di Depan Sekolah SMP Negeri 1 Manado tersebut banyak menceritakan tentang asal usul dan peradaban yang ada di Sulut.

ASN di Museum Negeri Provinsi Sulut Robby kolibu tengah menceritakan keberagaman budaya di Museum Negeri Propinsi Sulut.

Salah seorang ASN di Museum Negeri Provinsi Sulut Robby kolibu mengatakan, potensi budaya Sulut mencakup tiga etnis, yakni Suku Minahasa, Suku Nusa Utara (Sangihe, Talaud dan Sitaro), dan Suku Bolaang Mongondow.

“Sejarah peradaban dari sejak datangnya nenek moyang bangsa Minahasa , Yakni Toar dan Lumimuut, yang datang dari daerah dataran cina ke tanah Minahasa, juga di Tampilkan Tata cara dan adat penguburan orang Minahasa jaman dulu yang di Daerah Ratahan di kenal dengan istilah Balongsong (wadah/kubur), dan di Daerah Minahasa Utara dan Tomohon di kenal dengan Waruga yang sekarang sudah menjadi cagar budaya Sulawesi Utara,” ujarnya, Selasa, (5/7/2017).

Waruga adalah kubur atau makam leluhur orang Minahasa yang terbuat dari batu dan terdiri dari dua bagian.

Selain sejarah peradaban, kata Robby, para pengunjung juga bisa lebih mengenal aneka satwa Endemik khas Sulut seperti Burung Maleo, Anoa, Burung weris, dan beragam jenis kera yang ada di Provinsi Sulut,” Dulunya di daerah Sangihe pernah hidup binatang gajah, karena pernah ditemukan tengkorak gajah dan belalai gajah,” paparnya.

Balongsong, berasal dari Minahasa, balongsong ini merupakan salah satu perlengkapan penguburan suku Minahasa.

Menurut Robby, selain keberagaman adat dan budaya, di Museum Negeri Provinsi Sulut ini juga diceritakan Masuknya Peradaban Islam di Sulawesi Utara, di antaranya sejarah masuknya Islam di daerah Minahasa oleh Kyai Modjo dan sejarah diasingkannya Imam Bonjol dari daerah Padri di Sumatra Ke Desa Lotta yang ada di Desa Pineleng Minahasa. [©-fhm/ike]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Ekspedisi NKRI 2017 Gelar Nikah Massal di Merauke

Merauke, Tujuan dilaksanakan kegiatan Nikah Massal ini untuk memenuhi persyaratan administ…