Home CAKRAWALA HUKUM Kepala Bakamla Resmikan 8th MSDE di Manado

Kepala Bakamla Resmikan 8th MSDE di Manado

0
0
2,590

Kegiatan MSDE ditekankan pada  satu isu keamanan maritim di tingkat kawasan, yakni peredaran narkoba melalui laut.

CELEBES NEWS – Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) Laksdya TNI Ari Soedewo SE MH  meresmikan acara 8th Maritime Security Desktop Exercise and Law of The Sea Course (MSDE) di Hotel Aryaduta, Manado, Senin (8/5/2017).

Kegiatan yang dihadiri berbagai negara Coast Guard itu bertujuan untuk meningkatkan dan menyelaraskan pemahaman terhadap Konvensi Hukum Laut Internasional 1982 (UNCLOS 82). Sehingga,
pelaksanaan penjagaan wilayah maritim dapat mengedepankan aturan yang telah disepakati bersama. Fokus pelatihan ditekankan pada salah satu isu keamanan maritim di tingkat kawasan, yakni peredaran narkoba melalui laut.

Dalam sambutannya, Laksdya TNI Ari Soedewo mengatakan, negara-negara di kawasan Asia dan Australia dihadapkan pada berbagai isu keamanan maritim seperti illegal fishing, armed robbery, illegal migrant, penyelundupan narkoba, dan isu lainnya.

“Kompleksitas yang tinggi pada isu-isu keamanan maritim tersebut membutuhkan kerjasama antar negara dalam menanggulangi isu-isu keamanan maritim menjadi sebuah kebutuhan yang harus mampu diaktualisasikan. Tidak hanya pada sebuah lembaran perjanjian kerjasama namun harus dapat teraktualisasi secara nyata di tingkat operasional,” ujarnya.

Dia menambahkan, data World Drugs Eeport 2016 yang diterbitkan oleh United Nation Office On Drugs and Crime (UNODC) menunjukkan, peningkatan peredaran narkoba melalui jalur laut yang disebut Shoutern Route. Untuk itu, kegiatan MSDE ke-8 diharapkan dapat ditemukan satu formulasi kerjasama teknis operasional berdasarkan ketentuan hukum internasional guna menanggulangi permasalahan tersebut.

“Apabila memungkinkan, formulasi yang dihasilkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat diangkat sebagai sebuah best practices penanggulangan peredaran narkoba melalui laut di tingkat kawasan Asia Pasifik,” paparnya.

Kegiatan MSDE dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, peserta dari mancanegara dan instansi mitra maritim, yakni Polair, Bea Cukai, BNN, dan TNI AL.

Selain itu, Prof  Stuart Kaye dan Dr Chris Rahman dari The Australian National Centre for Ocean Resources and Security (ANCORS) serta Kolonel Laut (KH) Kresno Buntoro SH LLM  PhD, dan I Made Andi Arsana PhD, selaku fasilitator, turut hadir dalam pertemuan mulilateral tersebut. [©- rfm/ike]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

RIP Adik Jessica, FLP2A Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku

MANADO, Jessica Mananohas (10), gadis cantik asal desa Pintareng Kecamatan Tabukan Selatan…