Home CAKRAWALA Eksekusi Mati, Intoleransi Keagamaan Jadi Fokus Kajian Hak-Hak PBB Tentang Indonesia

Eksekusi Mati, Intoleransi Keagamaan Jadi Fokus Kajian Hak-Hak PBB Tentang Indonesia

0
0
1,576

Eksekusi penjahat narkoba, intoleransi keagamaan yang meningkat, dan tekanan terhadap aktivis dan jurnalis di Papua merupakan beberapa kritik terhadap catatan HAM Indonesia di Kajian Berkala Universal di Jenewa pada Rabu (03/05/2017).

CELEBES NEWS – Delegasi dari 100 negara memberi komentar tentang kondisi HAM di Indonesia, dan beberapa negara Eropa, Afrika, dan Amerika menganjurkan agar Indonesia memberlakukan kembali moratorium atas hukuman mati dan langkah-langkah untuk menghilangkan eksekusi.

Dewan HAM PBB melakukan kajian ini untuk setiap anggota sekali dalam lima tahun, sehingga memberi kesempatan kepada negara-negara lain untuk menganalisa kemajuan yang dicapai serta mengungkapkan keprihatinan yang ada.

Sementara negara-negara ini memuji kemajuan Indonesia dalam melindungi hak-hak kelompok paling rentan seperti perempuan, anak-anak, dan difabel, tetapi delegasi Indonesia juga dihadapkan pada berbagai seruan agar melindungi kelompok agama minoritas dan LGBT secara lebih baik. [©-voa/i501]

http://www.voaindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

HUT ke-71, Megawati Ingatkan Pertarungan yang Baik Serta Mendambakan Gedung Teater Besar

JAKARTA – Tahun politik 2018 menjadi sorotan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia P…