Home CAKRAWALA HUKUM Oknum Polisi Diduga Rampas dan Lecehkan Mahasiswi

Oknum Polisi Diduga Rampas dan Lecehkan Mahasiswi

0
0
1,493

Kapolresta Manado Kombespol Hisar Siallagan membenarkan bahwa oknum polisi tersebut  bertugas di Polresta Manado.

CELEBES NEWS – Seorang oknum polisi berinisial Bripka MAU dilaporkan ke Polresta Manado oleh gadis berusia 19 tahun, sebut saja Kinar. Bersama pacar dan kuasa hukumnya, MA Otto Mokorimban SH, Kinar membeberkan perilaku oknum polisi tersebut ketika mengenakan pakaian dinas lengkap.

Oknum polisi tersebut diduga melakukan pelecehan serta perampasan. Berdasarkan laporan,  peristiwa tersebut terjadi Sabtu (29/4/2017) sekitar 20.00 Wita di kawasan KONI Sario Manado. MAU melakukan aksi bersama rekannya sesama anggota polisi.

Saat itu, Kinar dan pacarnya sedang memadu kasih di dekat “Pohon Kasih” di kawasan Megamas. Tiba-tiba sepasang kekasih yang berada di dalam mobil itu dihampiri dua anggota polisi. Oknum polisi berpakaian dinas itu menuding keduanya berbuat asusila. Namun, tuduhan itu dipatahkan karena keduanya masih berpakaian lengkap.

MAU kemudian mencurigai keduanya mengonsumsi narkoba. Mobil pun digeledah namun tak ditemukan barang haram dimaksud. Akhirnya, Bripka MAU dan rekannya menggiring Kinar dan kekasihnya ke Mapolda Sulut.

Dalam perjalanan menuju Mapolda Sulut itulah, pasangan kekasih ini dibelokkan ke kawasan KONI. MAU meminta rekannya  menginterogasi pacar Kinar sementara dia sendiri memeriksa Kinar. Pasangan muda-mudi itu dipisahkan  sekitar 10 meter.

MAU kemudian memeriksa Kinar di dalam mobil. Dengan dalih meyakinkan bahwa Kinar tak berbuat mesum, MAU melakukan pelecehan hingga Kinar nyaris telanjang. Untung, Kinar sedang haid sehingga pelecehan terhenti.

Tidak puas melakukan pelecehan, MAU kemudian  meminta uang sejumlah Rp7 juta, namun Kinar mengaku tak memiliki uang sebanyak itu. Akhirnya, oknum polisi nakal ini mengambil uang Rp300 ribu dari dompet Kinar dan Rp150 ribu dari dompet kekasih Kinar. Sebelum meninggalkan pasangan kekasih itu, Bripka MAU mengancam agar keduanya tidak melaporkan kejadian ini.

Melalui sang paman, Kinar akhirnya melaporkan kasus ini ke aparat penegak hukum. “Propam harus menuntaskan laporan saya dan bersikap profesional. Yang dilaporkan adalah oknum polisi juga. Kalau sesuai aturan harus dipecat, ya dipecat,” ujar Kinar.

Kapolresta Manado Kombespol Hisar Siallagan membenarkan bahwa oknum polisi tersebut  bertugas di Polresta Manado. Kabid Propam Polda Sulut Kombes Pol Soni Priyohandoko  tidak membantah laporan. Kasus ini kini sedang dalam pembuktian. [©-all/aja]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

RIP Adik Jessica, FLP2A Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku

MANADO, Jessica Mananohas (10), gadis cantik asal desa Pintareng Kecamatan Tabukan Selatan…