Home CAKRAWALA HUKUM Korban Meninggal di Desa Tateli karena Leher Patah

Korban Meninggal di Desa Tateli karena Leher Patah

0
0
3,099

Dalam rekonstruksi tersebut dilakukan kurang lebih 40 adegan. Pada adegan ke-16, korban meninggal dunia akibat leher patah.

CELEBES NEWS – Polresta Manado melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial AM alias Trini (54) di rumah korban di Desa Tateli, Jaga IV, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, Kamis (4/5/2017) siang. Rekonstruksi dilakukan langsung oleh tersangka pelaku berinisial FS (35).

Dalam rekonstruksi tersebut dilakukan kurang lebih 40 adegan. Pada adegan ke-16, korban meninggal dunia akibat leher patah. Menurut Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Edwin Humokor, dari hasil visum, korban meninggal karena ada dorongan keras di leher. “Korban meninggal karena ada tulang leher yang patah,” tegas Kasat Reskrim sambil menambahkan, polisi masih mendalami dugaan pemerkosaan terhadap ibu dan anak.

Rekonstruksi yang dilakukan tersangka pelaku ini untuk menguatkan proses hukum sebelum dilimpahkan ke kejaksaan. “Jika ada kekurangan, pihak kepolisian dan kejaksaan akan duduk bersama untuk menguatkan bukti-bukti yang ada. Kasus ini dikawal bersama agar berkas bisa rampung dan secepatnya dilimpahkan untuk proses peradilan,” ungkapnya.

Kompol Edwin Humokor menambahkan, rekonstruksi ini dilakukan atas kasus pembunuhan di Desa Tateli yang terjadi Kamis (9/3/2017) sekitar pukul 06.00 Wita. Korban Trini telah meninggal dunia sementara anak perempuannya, R (19), selamat.  “Untuk rekontruksi, pelaku diperankan oleh pelaku sendiri sedangkan korban ibu diperankan peran pengganti, begitu juga korban anak,” ujar dia.

Untuk pengamanan rekonstruksi, aparat kepolisian mengerahkan kekuatan penuh. “Keamanan rekonstruksi berjalan dengan baik dan lancar,” pungkasnya. [©-all/ton]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Terganjal Eks Napi Korupsi, Taufik Maju Caleg Ngeri-ngeri Sedap

JAKARTA, Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018, dinilai Ketua DPD Partai Gerindra Muhammad Tau…