Home KAWANUA KAWANUA BITUNG Aksi Coret Baju, 21 Pelajar di Bitung Diamankan

Aksi Coret Baju, 21 Pelajar di Bitung Diamankan

0
5
11,576

Dari 21 siswa yang diamankan, tiga di antaranya bersekolah di Manado. Mereka diperbolehkan pulang asal dijemput orangtua.

CELEBES NEWS – Aksi coret baju sudah menjadi tradisi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Bitung saat lulus sekolah. Pemandangan yang sama juga terjadi pada Rabu (3/5/2017).

Namun, luapan kegembiraan beberapa siswa di Bitung itu berujung dengan kesedihan. Sebanyak 21 siswa SMA diamankan oleh polisi dan dikumpulkan di halaman Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bitung. Mereka diamankan saat melakukan aksi coret baju seragam. Anehnya, dari 21 siswa tersebut, tiga di antaranya siswi SMA Negeri 9 Manado.

Kepala Seksi Kerjasama pada Kantor Satpol PP Vera Kansil menyatakan,  pihaknya tidak bisa berbuat lebih menyikapi aksi para siswa SMA tersebut. Satpol PP hanya bisa melakukan pembinaan.

“Awalnya mereka diamankan oleh personel Sabhara Polres Bitung, kemudian diserahkan ke Satpol PP untuk dibina. Setidaknya, kami sudah mencegah mereka agar tidak melakukan aksi ugal-ugalan,” ujar Kansil seraya menambahkan.

Setelah Satpol PP memberikan pembinaan, para siswa digiring ke Mapolsek Maesa. Saat diinterogasi petugas, tiga siswi mengaku bersekolah di Manado. “Saya yang mengajak dua teman saya untuk datang ke Bitung, kebetulan saya tinggal di Kelurahan Pinasungkulan,” aku IK.

“Saya pikir setelah dari sini, langsung balik lagi ke Manado. Jado saya mengajak dua teman saya untuk menemani. Tiba-tiba, saat kami sedang nongkrong di pinggir jalan, ada polisi datang,” lanjut IK.

Di hadapan para siswa, Ipda Salmon Sumah dari Polsek Maesa meminta agar kebiasaan buruk itu dihilangkan. “Kalau sudah lulus, bukan begini caranya. Lebih baik kalian buat syukuran, makan-makan bersama keluarga di rumah. Bukan merayakan di jalan, apalagi membawa kendaraan bermotor,” tegasnya.

Sumah menambahkan, saat ini siswa sebaiknya tidak berbangga dulu karena setelah lulus belum tentu langsung mendapat pekerjaan. “Masih butuh perjuangan beberapa tahun untuk mendapatkan pekerjaan. Jadi, jangan bangga dulu. Untuk melanjutkan sekolah tinggi juga masih panjang,” lanjutnya.

Sumah kemudian meminta para pelajar menghubungi orangtua masing-masing agar dating ke Mapolsek. Para pelajar diperbolehkan pulang asalkan dijemput oleh orangtua masing-masing. [©-ybr/ton]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Tim Saber Pungli Polres Bitung OTT PNS Syahbandar Bitung

BITUNG, Tim Saber Pungli Polres Bitung Melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) oknum Pegawa…