Home CAKRAWALA HUKUM Miryam S Haryani Tertangkap di Hotel di bilangan Kemang, Jakarta Selatan

Miryam S Haryani Tertangkap di Hotel di bilangan Kemang, Jakarta Selatan

0
0
2,218

Ditetapkan sebagai tersangka, Miryam tidak menghadiri panggilan pemeriksaan pada 13/04/2017 dan 18/04/2017. Hingga akhirnya KPK menetapkan status buron kepadanya.

CELEBES NEWS – Politikus Partai Hanura Miryam S Haryani merupakan tersangka dugaan memberi keterangan plasu, dalam persidangan korupsi e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto.

Pada persidangan Kamis (23/03/2017), Miryam mengaku berada dibawah tekanan penyidik KPK saat memberikan keterangan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) di gedung KPK Jakarta, dalam persidangan itu miryam kemudian mencabut keterangan BAP.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul Menerangkan, Bareskrim akan berkoordinasi dengan KPK, karena Miryam statusnya adalah buronan KPK “Polri sifatnya hanya membantu menagkap sesuai (surat) permintaan”.

Mantan anggota Komisi ll DPR RI yang mewakili Partai Hanura ini mampu menarik perhatian publik setelah seluruh partai pendukung Pemerintah menyatakan dukungan melalui  Hak Angket kepada KPK. Walau sempat diwarnai aksi walk out oleh sejumlah partai yang tidak setuju, PARIPURNA DPR akhirnya menyetujui untuk menindaklanjuti usulan hak angket untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menyusul keputusan Paripurna DPR mengenai penggunaan hak angket terhadap KPK, yang digulirkan oleh Komisi lll DPR RI dengan materi angket agar KPK membuka rekaman BAP tersangka keterangan palsu dalam kasus Korupsi e-KTP Miryam S Haryani, Jumat (28/04/2017). Ketua KPK, Laode M Syarif menyatakan “bergulirnya hak angket karena ada individu yang namanya mencuat dalam persidangan dugaan kasus korupsi proyek e-KTP, KPK menegaskan tidak akan membuka rekaman pemeriksaan Miryam di luar proses hukum.”

Setelah Miryam diserahkan oleh pihak kepolisian, Saat dikonfirmasi juru bicara KPK Febry Diansyah Mengatakan Miryam resmi ditahan selama 20 hari ke depan di rumah tahanan (rutan) KPK, guna mempermudah proses penyidikan dalam kasus e-KTP “Miryam ditahan di Rutan klas 1 Jakarta Timur cabang KPK.

Mengenakan rompi tahanan KPK saat keluar lembaga antirasuah pada Senin (1/05/2017), pukul 21:30 WIB,  terlihat sangat murung dan lesu, menanggapi pertanyaan awak media ihwal keberadaanya di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan. Singkat Miryam menjawab “yah..lagi liburan sama anak-anak (di Hotel Grand Kemang)” Ujar Miryam.

Enggan berkomentar mengenai proses pemeriksaanya, Ketua DPP Partai Hanura itu singkat berkata, “Silahkan tanya pengacara saja” termasuk pertanyaan rekan media lainya. “ Siapa yang meminta anda untuk melarikan diri dan menjadi buron”.

Sebelumnya tersiar berita Miryam ditangkap Senin (1/05/2017) pukul 02:00 di Hotel Grand Kemang bersama seorang pria berinisial AP, yang pada akhirnya dikonfirmasi sebagai adiknya.

KPK, menetapkan Miryam sebagai tersangka memberikan keterangan palsu dalam sidang kasus korupsi e-KTP dengan terdakwa pejabat Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) Irman dan Sugiharto, dan di jerat pasal 20 jo pasal 32 UU Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. [©-i501]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Aniaya Anak Buah, Kasatpol PP DKI Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

JAKARTA, Kasatpol PP menuduh menyebarkan berita acara pengeluaran barang (reklame) ke medi…