Home GORONTALO KABUPATEN GORONTALO UTARA PEMKAB GORONTALO UTARA Kekurangan ASN, Gorut Terpaksa Rekrut Honorer

Kekurangan ASN, Gorut Terpaksa Rekrut Honorer

0
0
2,373

Menpan RB Asman Abnur menegaskan, Bupati, ASN, dan SKPD sangat menentukan kemajuan daerah.

CELEBES NEWS – Kunjungan kerja Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur ke Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) dijadikan kesempatan emas bagi Bupati Gorut Indra Yasin. Ketika menyampaikan paparan saat ramah-tamah di kediamannya, Kompleks Blok Plan, Jalan Trans Sulawesi, Kwandang, Gorontalo Utara, Indra menyampaikan beberapa masalah di daerahnya.

Indra mengatakan, kebutuhan jumlah aparat sipil Negara (ASN) di Pemkab Gorontalo Utara masih kurang.  Pemkab Gorut terpaksa merekrut tenaga honor, baik pegawai tidak tetap (PTT) maupun guru tidak tetap (GTT).

“Kekosongan ini perlu diisi dalam rangka optimalisasi kegiatan pemerintahan daerah serta pelayanan publik. Pemkab masih harus merekrut tenaga honor daerah. Kami masih membutuhkan uluran tangan. Mudah-mudahan, kedatangan Pak Menteri dapat mempercepat penyelesaian pembangunan,” ujar Bupati.

Kunjungan Menpan RB ini disiarkan secara langsung oleh celebesnews.id di kanal Live Event dan kanal Provinsi Gorontalo. Siaran langsung dilakukan saat Menpan RB tiba di kediaman Bupati Gorut, pemaparan Bupati, dan pengarahan Menpan RB.

Siaran langsung berlanjut saat Menpan RB meninjau lokasi pembangunan Polres Gorontalo. Menanggapi keluhan Bupati Gorut, Menpan RB Asman Abnur mengungkapkan beberapa hal yang harus diperbaiki dalam tubuh birokrasi untuk memajukan daerah.  “Bupati pasti ingin daerahnya maju. Itulah komitmen dan harus diikuti penyelenggara negara,’’ paparnya.

Dia juga menegaskan, pejabat adalah pelayan rakyat. “Orang-orang hebat yang bukan PNS, bisa diangkat menjadi PNS untuk seluruh Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD). Jangan sia-siakan kesempatan,” paparnya.

Asman mengimbau, SKPD harus bertanggung jawab dalam kinerjanya. “Masing-masing punya tanggung jawab dan setiap tahunnya harus diukur sehingga akan ada laporan akuntabilitas kerja. Contohnya, program perbaikan lingkungan. Bayangan saya perbaikan lingkungan tapi kegiatannya tidak sesuai dengan program, misalnya seminar, studi banding. Uangnya habis, programnya tidak ada. Itu sudah tidak boleh,” kata Menpan RB.

Dalam kunjungan kerja kali ini, Menpan RB meninjau beberapa unit pelayanan publik di antaranya lokasi pembangunan Polres Gorontalo Utara serta Pelabuhan Anggrek Gorontalo Utara serta beberapa UPT yang terdapat dalam pelabuhan tersebut.

Menpan RB berharap pembangunan yang sedang berjalan segera selesai. “Menyangkut pembangunan Polres di Gorontalo Utara, itu merupakan kewenangan Menpan. Saya ingin cepat selesai,” tegas Asman. [©-ike]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Serapan APBD Gorontalo Utara Belum Capai 50 Persen

Serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Goro…