Home KAWANUA KAWANUA MANADO Din Syamsuddin: Kemajemukan & Perbedaan adalah Takdir

Din Syamsuddin: Kemajemukan & Perbedaan adalah Takdir

0
2
2,177

PHBI Sulut mengobarkan semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

CELEBES NEWS – Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1438 H diperingati oleh Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Provinsi Sulawesi Utara di Hotel Aryaduta Manadi, Senin (24/4/2017). Ketua Umum PHBI H Syahrul Poli, SE menyampaikan, tahun ini ada dua hari besar islam yang diperingati pada bulan yang sama dengan hari besar agama lain. Isra Mi’raj diperingati berdekatan dengan Paskah, yang diperingati secara nasional di Sulut. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 1 Desember 2017 juga berdekatan dengan perayaan Natal (25/12/2017).

Momen Isra Mi’raj kali ini juga bersamaan dengan Pekan Kerukunan Nasional dan Sarasehan Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB). “Semoga Isra Mi’raj tahun ini bisa memperkokoh kerukunan beragama dan menjadi pelopor kerukunan di Indonesia,” tambah Syahrul. Acara ini juga disiarkan secara langsung oleh celebesnews.id di kanal Live Event dan kanal Kota Manado.

Acara bertema “Berbeda Itu Niscaya, Bersatu Itu Upaya, Bangun Kebersamaan Untuk Sulut Hebat!” ini menghadirkan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat Prof Dr HM Din Syamsuddin, MA. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini mengingatkan, di antara tanda-tanda kekuasaan Allah SWT adalah diciptakan manusia dengan berbagai warna kulit, berbagai bahasa, dan berbagai budaya. Oleh karena itu, berbagai keragaman, kemajemukan dan perbedaan adalah anugrah takdir dari Yang Mahakuasa.

“Al-Quran telah menyebut bahwa Allah Swt sengaja menciptakan setiap manusia berbeda, tujuannya adalah agar tiap manusia bisa belajar untuk saling mengerti, saling bekerjasama dan saling menghormati. Perbedaan umat manusia atas dasar agama, ras, suku bangsa maupun jenis kelamin dalam pandangan setiap agama adalah takdir dari Yang Mahakuasa,” tegas Din.

Gubernur Provinsi Sulawei Utara Olly Dondokambey SE juga mengucapkan selamat kepada umat muslim. “Saya mengucapkan selamat memperingati Isra Mi’raj 1438 H kepada umat muslim di Sulut. Semoga membawa hikmat bagi kita semua dalam rangka hidup bersama dalam keberagaman dan kerukunan di Negara kesatuan Republik Indonesia,” ucap orang nomor satu di Sulut itu.

Olly berharap agar umat muslim bisa menjalankan ibadah dengan tenang serta menjalankan perannya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. “Hal-hal yang harus kita lakukan ke depan adalah hidup berdamai dengan Tuhan, hidup berdamai dengan diri sendiri, hidup berdamai dengan sesama, dan kita hidup berdamai dengan lingkungan. Kita akan merasakan Torang Samua Ciptaan Tuhan (Kita Semua Ciptaan Tuhan –red),” ujarnya.

Usai memberikan sambutan, Olly menyerahkan uang zakat senilai Rp47,6 juta kepada 15 orang kaum dhuafa melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sulut. Zakat langsung diserahkan dan disaksikan oleh Ketua Baznas Sulut H Abid Takalamingan didampingi Ketua PHBI Sulut H Syahrul.

Turut hadir sejumlah tokoh lintas agama asal Sulut, anggota majelis ta’lim, Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw, Ketua TP PKK Sulut Ir Rita Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Ketua TP PKK dr Kartika Devi Kandouw-Tanos, Sekprov Sulut Edwin Silangen MSi, Ketua Dharma Wanita Provinsi Sulut Ivone Silangen Lombok, Ketua DPRD Provinsi Sulut Andrei Angouw, dan para pejabat Eselon II Provinsi Sulut. [©-tan]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Mulai Cerdas, Camat Mapanget Mobilisasi Motor Sampah Atasi Sampah Warganya

MANADO, Setelah beberapa hari mendapat kritikan terkait pengelolaan sampah, akhirnya Camat…