Home CAKRAWALA HUKUM Terkuak, Satu Keluarga Ikut Aniaya Pelajar SMP

Terkuak, Satu Keluarga Ikut Aniaya Pelajar SMP

0
0
2,158

Tak terima anak disikut, sekeluarga ikut melakukan tindak kekerasan terhadap pelajar SMPN 4 Manado.

CELEBES NEWS – Kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di lingkungan sekolah kembali disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Kamis (19/04/2017) sore. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Esra Rungkat menghadirkan saksi korban bersama ibunya untuk memberikan keterangan di hadapan Majelis Hakim Besty Matuankotta, Alfi Usup, dan Halidja Wally.

Hakim Alfi Usup sempat menasihati terdakwa RR, petugas keamanan SMPN 4 Manado, karena perbuatannya yang telah mengabaikan Undang-Undang Perlindungan Anak. RR telah melakukan tindak kekerasan terhadap saksi korban FMP (12) di lingkungan sekolah pada Selasa (17/01/2017) lalu. Hakim anak di PN Manado itu juga menyesalkan aksi penganiayaan yang dilakukan satu keluarga.

Saksi korban FMP mengaku mendapatkan tindak kekerasan dari RR dengan cara ditampar di bagian wajahnya sebanyak dua kali. Terdakwa SW (18), yang masih memiliki hubungan keluarga dengan RR, juga ikut menganiaya dengan meninju hidung sebanyak satu kali.

Ketika Hakim Usup mengorek keterangan, terdakwa SW mengaku memukuli korban yang telah menyikut anaknya. Keterangan ini dibantah oleh korban FMP, yang kemudian mengaku hanya bersitegang dengan anak RR. Istri terdakwa RR juga ikut campur tangan dengan memarahi korban.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami lebam kemerahan di lubang hidung kiri, bengkak kebiruan di bibir atas kiri, serta memar kemerahan di pipi kanan. Tak terima dengan perbuatan itu, ibunda FMP kemudian melaporkan RR dan SW.

Dalam dakwaan pertama, kedua terdakwa dijerat dengan Pasal 80 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dalam dakwaan kedua, para terdakwa terancam Pasal 170 ayat (1) KUHPidana. [©-all/ton]

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Terjerat Korupsi Meikarta, Bupati Bekasi Minta Maaf

JAKARTA, “Saya Neneng Hasanah Yasin mengucapkan permohoann maaf yang sebesar besarny…