Home CAKRAWALA EKONOMI Pariwisata Indonesia Dikenalkan dalam Konferensi Halal di Pakistan

Pariwisata Indonesia Dikenalkan dalam Konferensi Halal di Pakistan

0
3
2,603

Pemerintah Indonesia telah berkomitmen menjadikan Indonesia sebagai tujuan pariwisata halal dunia.

CELEBES NEWS – Konferensi dan pameran internasional membahas peluang kerjasama di sektor industri halal diselenggarakan oleh Punjab Halal Development Agency (PHDA) di Hotel Faletti Lahore-Pakistan, 10-11 April 2017. Lahore sudah enam kali ini menjadi tuan rumah.

Peserta konferensi dan pameran industri halal dari Pakistan, Malaysia, Amerika Serikat, Rusia, Turki, China, Tajikistan, dan Arab Saudi. | FOTO ISTIMEWA

Dubes RI untuk Pakistan Iwan Suyudhie Amri menyampaikan, forum ini akan menghasilkan kontribusi positif dalam mendukung pertumbuhan industri halal dunia. Dubes juga membahas prospek pertumbuhan pasar halal baru seperti Indonesia, Pakistan, China, India, dan Bangladesh dengan total populasi penduduk muslim sekitar 748,1 juta jiwa. “Kita harus agresif menangkap peluang kerjasama perdagangan, seperti makanan halal, pakaian, kosmetika dan obat-obatan,” ujar Dubes RI.

Dubes RI juga menyampaikan sektor industri potensial lain, yaitu pariwisata halal. Pemerintah Indonesia telah berkomitmen menjadikan Indonesia sebagai tujuan pariwisata halal dunia. “Dalam World  Halal Tourism Award 2016 di Abu Dhabi, Indonesia meraih 12 penghargaan dari total 16 yang diberikan untuk kategori World’s Best Halal Destination dan World’s Best Halal Beach Resort,” ujar Dubes yang disambut meriah tepuk tangan para hadirin.

Untuk mendorong promosi pariwisata tersebut, KBRI Islamabad berkolaborasi dengan HUM TV untuk menayangkan Program TV Travelogue Series: Worderful Indonesia, setiap Minggu sebanyak enam seri. Program tersebut menjadi sarana promosi sekaligus membangun kesadaran (awareness) masyarakat Pakistan terhadap pariwisata Indonesia.

Pada konferensi halal tahun ini, PHDA mengundang perwakilan dari Dewan Pengawas Syariah Nasional dan Bidang Kerjasama dan Hubungan Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia (MUI). “Pakistan cukup agresif memasarkan produk halalnya ke dunia internasional. Banyak peluang yang dapat dimanfaatkan oleh Indonesia, ekspor maupun impor,” tutur KH Muhyiddin Junaidi dari MUI.

Turut hadir beberapa tamu undangan dan pembicara dari Pakistan, Malaysia, Amerika Serikat, Rusia, Turki, China, Tajikistan, dan Arab Saudi. Mr Khalil e-Rahman selaku Ketua PHDA menyampaikan apresiasi kepada para tamu asing, yang telah menjadi mitra kerja sama dan berkontribusi dalam pengembangan industri halal. [©-ris/ton]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Dirut Pertamina: Tidak Naiknya Harga BBM Tergantung Keputusan Menteri

NUSA DUA, Keputusan naik atau tidaknya harga BBM ditetapkan oleh menteri yang dilakukan de…