Home CAKRAWALA EKONOMI Dorong Ekspor Sukucadang Otomotif, Dubes RI Temui Importir Pakistan

Dorong Ekspor Sukucadang Otomotif, Dubes RI Temui Importir Pakistan

0
1
2,473

Asosiasi importir sukucadang otomotif Pakistan ingin berkunjung ke Indonesia untuk bertemu eksportir.

CELEBES NEWS – Pakistan merupakan pasar potensial bagi sukucadang (spare part) otomotif. Jumlah kalangan menengah meningkat dan kebijakan otomotif 2016 Pakistan merangsang pertumbuhan industri otomotif. Peluang tersebut ditangkap oleh Dubes RI Islamabad Iwan Suyudhie Amri, dengan mengadakan working dinner dengan asosiasi importir sukucadang otomotif Pakistan (Pakistan Auto Spare Parts Importers and Dealers Association/PASPIDA) di Pearl Continental Hotel Lahore, Sabtu (8/4/2017).

Working Dinner dengan Pakistan Auto Spare Parts Importers and Dealers Association (PASPIDA) di Pearl Continental Hotel Lahore. | FOTO ISTIMEWA

Ketua PASPIDA Mr Sheikh Abdul Jabbar menyampaikan apresiasi kepada Dubes RI yang datang ke Lahore untuk bertemu pengurus inti PASPIDA. “Kami berniat mengimpor spare parts dari Indonesia. Mohon bantuan Dubes untuk mengatur rencana kunjungan ke Indonesia dengan eksportir spareparts otomotif,” ujar Abdul Jabbar.

Pengurus lain menyampaikan, spareparts otomotif asal Indonesia cukup diminati dan memiliki pasar baik di Pakistan, sekalipun menghadapi pesaing seperti Jepang, China, Thailand, dan India. “Kami siap bekerjasama untuk memfasilitasi pameran produk spareparts otomotif Indonesia di Pakistan,” sambung pengurus lainnya.

Dubes RI menyambut positif tawaran kerjasama promosi produk spareparts otomotif Indonesia di Pakistan. “Kami akan atur pertemuan PASPIDA dengan asosiasi eksportir spareparts otomotif Indonesia dalam waktu dekat,” ujar Dubes.

Sementara itu, dalam kunjungan ke Lahore, Senin (10/4/2017), Dubes RI bertemu para importir produk Indonesia lainnya, yaitu dari AA Foods (produk makanan); Kyber Traders (kosmetika), Copier Zone (kertas), dan Shinwari (barang pecah-belah). Selain menginformasikan potensi Trade Tourism and Investment (TTI) di Indonesia, pertemuan juga membahas peluang pengembangan kerjasama bisnis Indonesia-Pakistan. [©-ris/ton]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

AS Tidak Perang Dagang dengan Indonesia

JAKARTA – Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) D…