Home KOTA KOTA MANADO PEMKOT MANADO KBPO Kota Manado Tuntut Bubarkan Ojek Online

KBPO Kota Manado Tuntut Bubarkan Ojek Online

0
0
2,137

Sejak ojek online beroperasi, pendapatan ojek pangkalan berkurang hingga 75%.

CELEBES NEWS –  Keluarga Besar Persatuan Ojek (KBPO) Kota Manado menggelar aksi damai di Lapangan Maesa, Kecamatan Paal Dua, Senin (10/4) sekitar 09.00 Wita. Ribuan  massa menolak keberadaan ojek online di Kota Manado.

Dalam orasinya, Ketua KBPO Kota Manado Samsul Riyadi Yusuf menuntut Pemerintah Kota (Pemkot) Manado segera menertibkan dan melarang beroperasinya ojek online. Pemkot dan instansi  terkait juga diminta untuk tidak memberikan izin operasi ojek online.

“Selain pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KBPO Kota Manado,  kami akan lakukan aksi damai ke Pemkot Manado dan DPRD Provinsi Sulawesi Utara untuk meminta kepada pemerintah agar meninjau kembali ojek online yang sudah beroperasi di Manado,” ujarnya.

Samsul juga menyampaikan, beroperasinya ojek online mengakibatkan pendapatan ojek pangkalan berkurang hingga 75%.

“Kalau pemerintah tidak menanggapi tuntutan ini, kami akan gerakkan massa lebih besar. Hari ini kami hanya menurunkan perwakilan dari tiap pangkalan ojek yang ada di Kota Manado,  sekitar 2.500 orang. Perlu diketahui, pangkalan ojek yang ada di Kota Manado ada  175  atau 10.041 orang. Itu yang masuk dalam daftar kami,” akunya.

Dia menambahkan, hadirnya ojek online telah menimbulkan kesenjangan sosial anggota KBPO.  Ojek online juga menimbulkan konflik horizontal,  langsung maupun tidak langsung, yang berdampak pada ketertiban dan keamanan masyarakat. [©-khy/ton]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Tatahede: Pemkot Ajukan 3018 Rumah, BNPB Kucur Rp 213 Miliar, Disalurkan ke 2030 Rumah

MANADO, Pemkot Manado mengajukan dana bantuan bencana untuk perbaikan 3018 rumah rusak dan…