Home KOTA KOTA MANADO PEMKOT MANADO Walikota Bangun TPSS di 11 Kecamatan

Walikota Bangun TPSS di 11 Kecamatan

0
3
2,160

Volume sampah terus meningkat, TPA tak bisa menampung.                                                                                                              

CELEBES NEWS – Volume sampah Kota Manado terus meningkat, akibatnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah tak mampu lagi menampung dan tak layak digunakan sebagai TPA.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Walikota Kota Manado, GS Vicky Lumentut didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Peter KB Assa meninjau TPA Sumompo.

“Kondisi TPA Sumompo sudah tidak layak karena sampah sudah membukit. Ini akibat bencana banjir 2014 lalu, sehingga TPA dijadikan pembuangan puing-puing atau sampah” ujar walikota.

Untuk mengatasi persoalan sampah tersebut, kata dia, pihaknya akan membangun Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) untuk dibangun di 11 kecamatan, sekaligus dilengkapi motor sampah bagi 504 lingkungan, ” TPSS yang ada di pinggir jalan akan kita bongkar,” kata GS Vicky.

Dia mengatakan, sampah yang terdapat di TPSS setiap kecamatan akan dipilah sebelum diangkut ke TPA. “Sampah mana yang bisa didaur ulang akan dipilahkan, mana yang bisa dimanfaatkan untuk dijadikan kerajinan tangan akan diisendirikan, dan mana yang sama sekali tidak dapat digunakan akan dibawa ke TPA,” katanya.

Ketua Dewan Pengawas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) itu berapresiasi terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara yang akan membangun TPA Regional di Wilayah Wori, Kabupaten Minahasa Utara.

“Terima kasih kepada Pak Gubernur yang akan membangun TPA Regional, nantinya  sampah dari Manado, Bitung, Tomohon dan Minahasa, akan masuk kesana,” tukasnya.

Terkait piala Adipura, orang nomor satu di Kota Manado ini menyatakan daerahnya tidak akan meraih penghargaan tersebut,jika sanitary landfill atau buang lalu timbun TPA menjadi syarat utama penilaian.

“Meskipun secara umum kota kita bersih, kita tidak akan mendapat Adipura jika sanitary landfill adalah syarat utama penilaian. Tapi yang terpenting Kota Manado kita bersih dan nyaman,” pungkasnya. [©RIS|IKE]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Lippo Group Sakti, Dirikan Rumah Tanpa Kantongi IMB, Pemkot Manado Bungkam

MANADO, Pengembang Holland Village Manado milik Lippo group mendirikan bangunan rumah tanp…