Home Uncategorized AMPA Sulut Serukan Penolakan Perdagangan Penyu

AMPA Sulut Serukan Penolakan Perdagangan Penyu

0
0
2,322

AMPA Sulut menolak konsumsi dan perdagangan penyu serta menyerukan penyelamatan lingkungan.

CELEBESNEWS– Puluhan Mahasiswa dari beberapa Universitas yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pecinta Alam (AMPA) se-Sulawesi Utara (Sulut) menyerukan penolakan konsumsi dan memperdagang penyu. Mereka juga membawa sejumlah tuntutan lain dalam aksi demo di sekitar Patung Wolter Monginsidi, Kelurahan Bahu, Rabu (29/3/2017) sekitar 11.30 Wita.

Sebanyak enam tuntutan mereka suarakan, di antaranya Tolak Konsumsi Yaki, Tolak Konsumsi dan Perdagangan Penyu, Save Kendeng, Pelestarian Terumbu Karang di Pantai Malalayang, dan Save Pulau Bangka.

“Kami menolak berburu atau pun mengonsumsi yaki (monyet –red) karena itu adalah satwa yang dilindungi. Kami juga menolak mengonsumsi dan memperdagangkan penyu karena semua jenis penyu dilindungi menurut PP No.7/1999,” ujar Fahmi Karim, koordinator lapangan AMPA se-Sulut dalam orasinya.

Tuntutan lain adalah penolakan terhadap PT Malisya Sejahtera di Bolaang Mongondow. Hingga saat ini, izin HGU PT Malisya Sejahtera di Desa Tiberias, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow menjadi polemik. Pemkab Bolmong siap menghadapi gugatan yang akan dilayangkan PT Melisya Sejahtera terkait dengan pencabutan izin HGU. Warga Tiberias juga melakukan perlawanan dengan mendirikan pondok-pondok di pinggir jalan.

AMPA berharap aksi ini membuat Pemerintah Provinsi Sulut maupun pemerintah pusat lebih berani mengambil langkah maju untuk mencegah kerusakan alam.  “Pemerintah jangan hanya mementingkan pendapatan negara sehingga menjual aset daerah kepada investor, yang dengan sengaja melakukan eksplorasi tanpa mementingkan manfaat jangka panjang. Mereka juga harus ingat, kelangsungan hidup manusia juga bergantung pada alam,” tandas Fahmi. [©-all]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Mantan Menpora Roy Suryo Belum Kembalikan Inventaris Kantor

JAKARTA, Kemenpora meminta Roy mengembalikan 3.226 unit barang milik negara. …