Home PROFIL PROFIL KABUPATEN GORONTALO Nelson Pomalingo: Anak Desa Memimpin Gorontalo

Nelson Pomalingo: Anak Desa Memimpin Gorontalo

0
0
2,591

Dibesarkan di desa terpencil, Nelson Pomalingo kini memimpin Kabupaten Gorontalo.

PROF Dr Ir Nelson Pomalingo, MPd menjabat Bupati Kabupaten Gorontalo Periode 2016-2021. Kerja kerasnya dimulai di dunia pendidikan. Nelson adalah Rektor Universitas Negeri Gorontalo periode 2002-2006, yang kembali terpilih untuk periode 2006-2010. Sejak 2012, Nelson menjabat Rekor Universitas Muhammadiyah Gorontalo.

Nelson lahir di Limboto, 24 Desember 1962. Pendidikan sarjana diperoleh di Fakultas Pertanian Unsrat Manado (1981), S2 dan S3 diselesesaikan di IKIP Negeri Jakarta. Nelson dikukuhkan menjadi guru besar di UNG pada Agustus 2007. Dia pernah menjabat Kepala Unit Studi KLH STKIP Gorontalo dan Pembantu Ketua IV Bidang Perencanaan & Kemitraan STKIP Gorontalo.

Saat pembentukan Provinsi Gorontalo, Nelsin dipercaya sebagai Ketua Presidium Nasional Pembentukan Provinsi Gorontalo. Setelah Gorontalo menjadi provinsi, dia diberi tugas sebagai Ketua Bappeda Provinsi. Aktif dalam organisasi KNPI, AMPI, MKGR dan ICMI, Nelson juga dipercaya menjadi Ketua Umum PGRI Gorontalo.

Nelson berasal dari keluarga dengan latar belakang guru. Dia anak sulung pasangan Soekarno Pomalingo dan Hj Neli Tulie. Nelson menamatkan SD di Desa Buhu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo. Tinggal di desa sangat terpencil, meninggalkan kesan masa kecil begitu mendalam. Dia merasakan dan menyaksikan kondisi kehidupan masyarakat yang serba-sulit. Nelson menamatkan pendidikan SMP dan SMA di Limboto.

Masa kecil dihabiskan di desa dengan lingkungan para petani. Setelah lulus SMA, Nelson merantau ke Manado dan masuk Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, konsentrasi Ilmu Tanah. Tahun 1986, Nelson resmi menyandang gelar insinyur. Tahun itu juga, Nelson pulang ke kampung halamannya di Gorontalo dan memilih menjadi seorang guru di sekolah swasta berbasis pertanian, yakni SPP/SPMA Limboto.

Sejak itu, Nelson mulai mengukir sejarah. Dia menghimpun dan menyatukan 43 sarjana alumni Manado dan tampil di garda terdepan merintis berdirinya Sekolah Menengah Teknik Pertanian, Perikanan, dan Peternakan (SMTPPP) Telaga. Nelsin menjabat sebagai kepala sekolah 1989-1992.

Tahun 1987, Nelson resmi menjadi dosen FKIP Unsrat Manado di Gorontalo. Setahun kemudian, Nelson mengakhiri masa lajang dengan menikahi Fory Armin Naway. Mereka kini dikaruniai empat anak, yaitu Moh Takdirsyah, Moh Firmansya, Moh Ilhamsyah, dan Putri Masfasyah.

Sejak 1992, Nelson melanjutkan studi magister pendidikan (PKLH) Pascasarjana IKIP Negeri Jakarta dan lulus 1996. Tahun itu juga, dia melanjutkan pendidikan S3 PKLH di Universitas Negeri Jakarta dan lulus dengan predikat cum laude pada 1999.

Selama melanjutkan studi S2 dan S3 (1996-1998), dia menyibukkan diri menjadi dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gorontalo, Institut Bisnis Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, dan Unhas Makassar.

Sejak 2002, Nelson menjadi dosen penguji dan pembimbing mahasiswa S2 dan S3 di beberapa universitas ternama di Indonesia, antara lain UI, UNJ, Unpad Bandung, Unhas Makassar, Unsrat Manado, IPB, Unair Surabaya, UNM Makassar, dan UGM.

Januari 2002, memasuki usia 40, Nelson dilantik menjadi Rektor IKIP Negeri Gorontalo. Saat itu, dia dinobatkan sebagai rektor termuda di Indonesia. Selama menjabat rektor, Nelson berhasil mewujudkan harapan, obsesi, dan cita-cita masyarakat. Nelson bahkan mampu mengubah IKIP Negeri Gorontalo menjadi sebuah universitas.

Tahun 2004, Universitas Negeri Gorontalo diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarno Putri. Setahun kemudian, Nelson kembali terpilih menjadi rektor hingga 2010.

Pada Desember 2012, ia didaulat menjadi Rektor Universitas Muhamadiyah Gorontalo (UMG) masa bakti 2012-2016. Di bawah kepemimpinannya, UMG mengalami lompatan kemajuan signifikan. Kampus UMG saat ini dikenal sebagai perguruan tinggi swasta terbesar di Gorontalo.

Di bidang pemerintahan, pada 9 Februari 2016, Nelson ditetapkan oleh KPU Kabupaten Gorontalo sebagai sebagai Bupati Terpilih. Pada 15 Februari 2016. Nelson dilantik menjadi Bupati Kabupaten Gorontalo periode 2016-2021. [©-dari berbagai sumber]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *