Home CAKRAWALA HUKUM Diduga Akan Culik Anak, 2 Wanita Diamankan Polisi

Diduga Akan Culik Anak, 2 Wanita Diamankan Polisi

0
0
2,507

Dalam sehari, dua orang gila ditangkap warga karena nyaris menculik anak. Polisi mengimbau warga agar tidak main hakim sendiri.

CELEBES NEWS – Orang gila diduga menjadi salah satu modus untuk mencuri anak. Pasalnya, dalam sehari, Selasa (21/3/2017), dua orang gila ditangkap warga. Kedua wanita tersebut kemudian dibawa warga ke Mapolsek Wenang untuk diproses lebih lanjut.
Peristiwa pertama terjadi di Kelurahan Lawangirung, Kecamatan Wenang. Seorang wanita berkaos merah dan bercelana pendek terlihat turun dari mobil Avanza hitam dan nyaris menculik salah seroang anak. Namun, usaha itu dapat dicegah oleh warga sekitar.

Seorang wanita yang diduga akan menculik anak di Kelurahan Lawangirung, Kecamatan Wenang. | FOTO CELEBESNEWS

Peristiwa kedua terjadi di Kelurahan Bumi Beringin, Lingkungan V, Kecamatan Wenang. Seorang wanita berpakaian hijau, yang diduga orang gila, telah masuk ke salah satu rumah namun bisa digagalkan warga.
Kapolresta Manado Kombes Pol Hisar Siallagan kepada celebesnews.id, membenarkan penangkapan dua orang yang dicurigai masyarakat akan melakukan penculikan anak. Peristiwa yang terjadi Selasa (21/3/2017) sekitar pukul 14.00 Wita tersebut terjadi di Kelurahan Lawangirung, Kecamatan Wenang.
“Awalnya masyarakat melihat seorang wanita yang mencurigakan berjalan melihat-lihat situasi di daerah tersebut. Masyarakat setempat langsung menghubungi Kepolisian Sektor Wenang. Selanjutnya, anggota Polsek Wenang dengan mobil patroli segera meluncur ke TKP dan mengamankan seorang perempuan bernama Yetty Tengion (54), warga Ranomuut Lingkungan II, Kecamatan Paal II,” ujarnya.
Siallagan menambahkan, setelah diinterogasi, diketahui yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa. Pengakuan ini dikuatkan dengan keterangan Grace (34), keluarga dari Yetti. “Yang bersangkutan selanjutnya dibawa ke RS Ratumbuisan dan diserahkan kepada dokter jiwa. Sudah dibuat dokumentasi untuk pertanggungjawaban tugas,” terang dia.

Pihak Polresta dan polsek tetap melakukan bimbingan penyuluhan kepada masyarakat mengenai isu penculikan anak ini. “Kami berharap masyarakat jangan sampai melakukan tindakan main hakim sendiri. Informasikan segala kejadian kepada pihak kepolisian,” harap dia. [©-all]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Menpora Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Suporter Persija

JAKARTA, Kejadian tewasnya Suporter Persija Haringga Sirla, 23 tahun, terjadi di sekitar a…