Home GORONTALO KABUPATEN POHUWATO DPRD KABUPATEN POHUWATO Pekan Depan, DPRD Tagih Tali Asih untuk Penambang

Pekan Depan, DPRD Tagih Tali Asih untuk Penambang

0
0
2,186

Para penambang menagih janji anggota DPRD dalam merealisasikan tali asih bagi warga penambang di Sungai Nanase dan Borose.

CELEBES NEWS – Ratusan penambang serta unsur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Warga Peduli Lingkungan dan Pertambangan (Jaga Pelita), Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) serta Forum Hubungan Lintas Asih Warga (For Hulawa) kembali mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato, Senin (20/03/2017). Mereka diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato Nasir Giasi, Wakil Ketua Yusuf Makuta, Ketua Komisi III Beni Nento, dan anggota DPRD Yunus Abdullah Usman.

Kedatangan sejumlah penambang ini untuk memastikan tindak lanjut pihak DPRD dalam realisasi tali asih bagi warga penambang di Sungai Nanase dan Borose. “Kedatangan kami untuk memastikan janji para anggota legislatif, khususnya Komisi III yang membidangi persoalan pertambangan,” aku Yosar Ruiba Monoarfa, salah seorang mediator penambang.

Dia menegaskan pentingnya target waktu dalam penyelesaian problematika realisasi tali asih  bagi para penambang. Hingga saat ini mereka masih menunggu janji para wakil rakyat, khususnya Komisi III DPRD Pohuwato.

Ketua DPRD Nasir Giasi menegaskan, wakil rakyat tidak main–main dalam memperjuangkan hak–hak rakyat. Dalam waktu dekat, DPRD Kabupaten Pohuwato, dalam hal ini Komisi III, akan menemui pimpinan PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) di Jakarta.

“Pekan depan kami bersama perwakilan penambang akan membawa bukti–bukti yang kami sudah kumpulkan serta data-data yang telah dimasukkan oleh APRI dan LSM Jaga Pelita. Sama-sama kita bawa ke kantor pusat dan bertemu dengan pimpinan PT GSM yang ada di Jakarta,” katanya.

Dari pertemuan itu diharapkan tidak ada keraguan lagi atas komitmen anggota DPRD. “Janji saya dari awal, ketika perusahaan tidak menepati dan mengakui data yang akan kami tunjukkan, bila tali asih tersebut tidak terealisasi maka hanya ada dua kemungkinan, yakni kami yang ada di lembaga ini bubar atau perusahaan itu yang akan bubar,” tegas Nasir. [©-ris/ton]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

DPRD Usulkan Ranperda Pencegahan & Penyalahgunaan Narkoba

Pemkab hendaknya tidak terjebak pada tindakan yang memihak salah satu pihak dalam upaya pe…