Home PROFIL PROFIL TOMOHON Syerly Adelyn Sompotan, Wakil Walikota Rendah Hati

Syerly Adelyn Sompotan, Wakil Walikota Rendah Hati

0
0
2,144

Bersyukur dan selalu bersyukur.

TIDAK  banyak perempuan yang memiliki kesempatan menjadi pemimpin. Namun, kemampuan mereka tidaklah mengecewakan. Lihat saja sosok Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS).

SAS menetapi janji yang diucapkannya dalam kampanye. Dia menyalurkan bantuan untuk Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kumelembuai melalui gajinya sebagai Wakil Walikota Tomohon. Saat itu, tepat hari ulang tahun ke-138 Jemaat GMIM Bukit Zaitun Kumelembuai.

“Bantuan ini merupakan komitmen saya secara pribadi saat pemilihan kepala daerah lalu,” kata dia, Minggu (6/11/2016) lalu. SAs memang berjanji menyalurkan gajinya untuk bantuan sosial. Selain bantuan ke rumah ibadah, bantuan serupa juga disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

Bahkan, SAS merayakan ulang tahun perkawinan ke-20 di lokasi bencana. Rabu (1/3/2017) lalu, ulang tahun perkawinan SAS- Tarkelin Purba dirayakan di Gereja GMIM Bukit Zaitun Walian II, dua pekan setelah gedung gereja dan lingkungan sekitar dilanda banjir. Saat itu, gereja terendam hingga setinggi satu meter.

Selain menyiapkan jamuan, SAS dan keluarga juga menyerahkan bantuan untuk warga korban bencana. Acara diawali dengan ibadah bersama Jemaat GMIM Bukit Zaitun dipimpin Sekretaris Umum BPMS GMIM Pdt Hendry Runtuwene. Ikut hadir pasangan mantan artis nasional, Revalino Jonas – Asmiranda.

Sebagai Wakil Walikota, SAS juga mengajak semua masyarakat Kota Tomohon untuk bersama-sama membangun Kota Tomohon yang lebih maju lagi. “Mari kita tinggalkan semua perbedaan.  Mari bersatu, bersama-sama membangun Kota Tomohon agar lebih maju dan menjadi kota percontohan bagi kabupaten/kota lain di Sulut,” tegas SAS.

Politisi Partai Golkar ini memang memegang prinsip sederhana: selalu bersyukur. Prinsip inilah yang membuatnya tegar dan tak segan berbagi. “Banyak hal yang harus kusyukuri dalam hidup ini karena berkat yang Tuhan limpahkan dalam kehidupan kami sekeluarga,” katanya dalam momen utalng tahun ke-39.

Politisi, pengusaha, sekaligus ibu rumah tangga ini mengaku ingin memberikan yang terbaik bagi keluarga dan masyarakat. Karena itu, ia selalu ingin membagikan sesuatu dengan sesama. SAS mengakui, tidak mudah bagi seorang politisi seperti dirinya untuk selalu bisa menyelaraskan kehidupan keluarga dengan tugas. Membagi waktu dan menyelaraskan tugas menjadi kunci.

Ketiga anaknya –Chris, David, dan Michael—bisa memahami semua tugasnya sebagai politisi, pengusaha, sekaligus ibu, dan istri.  “Kalau anak-anak perlu saya untuk urusan sekolah, selalu ada waktu yang bisa saya luangkan. Itu sebuah kebahagian,” katanya.

Tepat di usia ke-40 pada 5 September 2015, SAS menggelar ibadah kebaktian kebangunan rohani (KKR) di kediamannya di Kelurahan Kamasi, Kota Tomohon. Sekali lagi, SAS bersyukur. Perjalanan hidup SAS keluarga berjalan dengan kekuatan besar dan kasih karunia Tuhan. [©-dari berbagai sumber]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *