Home GORONTALO PROVINSI GORONTALO PEMPROV GORONTALO Pemprov Gorontalo Perjuangkan Proyek Strategis Nasional

Pemprov Gorontalo Perjuangkan Proyek Strategis Nasional

0
0
2,326

Sekda Provinsi Gorontalo, Bappeda, dan 22 SKPD lainnya berjuang meloloskan usulan program agar bisa diterima Bappenas dan kementerian. Rakortek Pembangunan 2017 berlangsung di Clarion Convention, Makassar.

CELEBES NEWS – Selama 3 hari, 28 Februari-2 Maret 2017, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Bappeda, dan 22 SKPD lainnya berjuang untuk meloloskan usulan program-program agar bisa diterima oleh Bappenas dan kementerian. Usulan itu dibahas  dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Pembangunan 2017, yang difasilitasi Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri di Clarion Convention, Makassar.

Pada hari kedua, bersama Bappenas dan kementerian, Prof Dr Winarni Monoarfa memimpin Tim Gorontalo dalam beberapa pembahasan/desk, seperti desk perhubungan, kelautan, Bina Marga, dan pertanian. Untuk desk perhubungan, diperjuangkan beberapa proyek strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, seperti Pelabuhan Anggrek sebagai outlet konektivitas arus barang, runway Bandara Djalaluddin dan Bandara Pohuwato, angkutan perintis (darat dan laut), bus sekolah, serta fasilitas keselamatan transportasi.

”Khusus Pelabuhan Anggrek dalam pembahasan, belum masuk dalam usulan proyek strategis Kementerian Perhubungan. Saya, juga selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah ( TAPD), meminta agar Pelabuhan Anggrek dibahas tersendiri dengan Bappenas dan Ditjen Laut Kemenhub sebelum Pramusrenbang Nasional,” jelas Winarni.

Usulan-usulan program dari Dinas Perikanan dan Kelautan mendapat apresiasi luar biasa dari Tim Bappenas dan kementerian, bahkan diberikan tambahan melebihi dari target yang direncanakan. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Ir Sutrisno, seusai pembahasan bidang perikanan kelautan mengatakan, usulan program-program strategis bidang kelautan dan perikanan tahun 2018 terakomodasi, seperti infrastruktur pelabuhan, kapal nelayan, asuransi bagi nelayan dan pembudidayaan. Program konservasi terpadu juga diakomodasi oleh Bappenas dan KKP.

“Kita mendapatkan apresiasi dan tambahan melebihi target, baik dari kementerian maupun Bappenas untuk mendukung Gorontalo. Kita bahkan ditambah dengan program-program baru, seperti konservasi terpadu, asuransi pembudidaya ikan, dan sertifikasi untuk pembudidaya ikan. Ekskavator dan pasar bersih juga menjadi tambahan program yang diakomodasi oleh Bappenas” urai Kadis Perikanan dengan nada gembira, seperti dikutip situs Humas Pemprov Gorontalo.
Sesuai jadwal Rakortek, hari pertama khusus untuk desk Gorontalo diiisi oleh SKPD dari Dinas Kesehatan, Statistik/Persandian, Kominfo, dan Perpustakaan. Pada hari kedua, giliran 14 SKPD melakukan usulan ke Bappenas, di antaranya Dinas Kelautan Perikanan, LH dan Kehutanan, Pertanian, dan Pendidikan. Hari ketiga, 8 SKPD yang memberikan usulan program-program, di antaranya Pariwisata, Perdagangan, dan Koperasi dan UKM.

Persyaratan utama dalam usulan setiap bidang adalah memuat usulan proyek kementerian/lembaga yang mendukung prioritas nasional, usulan proyek daerah yang mendukung prioritas nasional, prioritas daerah, dan sasaran prioritas pembangunan nasional. [©-ris]

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Gubernur Larang Pejabat Pemprov Untuk Keluar Daerah pada Akhir Tahun

Gorontalo,Gubernur Gorontalo menegaskan tidak ada anggaran yang kembali ke pusat, terutama…