Home KAWANUA KAWANUA SULUT Pangdam Terapkan Operasi ‘Clean & Clear’

Pangdam Terapkan Operasi ‘Clean & Clear’

0
0
2,309

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito akan menjalankan perintah Panglima TNI untuk melakukan Operasi “Clean and Clear.” Perwira dan prajurit TNI harus bersih dan tuntas dari masalah korupsi, narkoba dan politik praktis.

CELEBES NEWS – Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito menyatakan,  penegasan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo secara otomatis adalah perintah yang harus dilakukan oleh seluruh prajurit dan perwira di jajaran Kodam XIII/Merdeka secara cepat, tepat dan tuntas. Oleh karena itu, Pangdam tidak akan memberikan toleransi, apalagi pembelaan, kepada perwira dan prajurit yang tersandung kasus korupsi, narkoba, dan politik praktis sertindakan melawan hukum lainnya.

”Perintah Panglima TNI adalah harga mati dan perintah secara general yang harus dilaksanakan oleh seluruh prajurit di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah teritorial Kodam XIII Merdeka,” tegas Ganip Warsito.

Pangdam juga bertekad menetapkan wilayah Kodam XIII/Merdeka sebagai wilayah “Clean and Clear” (bersih dan tuntas) dari soal korupsi, narkoba, dan politik praktis. Pangdam yakin, peluang besar tindakan tercela itu dilakukan oleh kalangan perwira yang bertanggung jawab mengelola keuangan, seperti halnya seorang pemimpin kesatuan.

”Selaku Pangdam, saya akan mempertanggungjawabkan penggunaan dana yang dipercayakan oleh pemerintah melalui organisasi TNI, secara administrasi dan fisik,” tegas Warsito.

Seperti diketahui, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menetapkan dan mencanangkan Tahun 2017 ini sebagai tahun bersih-bersih terhadap tindakan melawan hukum dan melanggar Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI seperti korupsi, narkoba, terlibat politik praktis dan tindakan melawan hukum lainnya. Penegasan ini disampaikan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dalam amanatnya pada apel luar biasa di Lapangan Upacara B, Cikarang, Selasa(3/01/2017).

Di hadapan para petinggi TNI, perwira, prajurit, serta ANS di lingkup Mabes TNI itu, Gatot dengan tegas menyatakan tidak akan memberikan toleransi kepada perwira dan prajurit yang tersandung kasus korupsi, narkoba, politik praktis, dan tindakan melawan hukum lainnya.

”Saya tegaskan, bagi prajurit dan perwira yang terbukti secara hokum, terkait dengan hal tersebut di atas, maka akan dipecat dari keanggotaan sesuai UU Nomor 34 Tahun 2014 tentang TNI dan diproses sesuai hukum yang berlaku di negara ini, sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukannya,” tandas Gatot.

Panglima juga  menegaskan, perintah ini wajib hukumnya untuk dilaksanakan oleh seluruh jajaran TNI. Bahkan, sebagai tindak lanjut di lapangan, Panglima TNI akan membentuk tim khusus. [©-ris]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

PKPI Pecat Anggota DPRD Sulut Bart Senduk

MANADO, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) memecat kadernya yang saat ini dudu…