Home KOTA KOTA MANADO DPRD KOTA MANADO Komisi C Tegur Disbertam Soal Sopir Angkut Sampah

Komisi C Tegur Disbertam Soal Sopir Angkut Sampah

0
0
2,085

Pimpinan dan seluruh Anggota Komisi C DPRD Kota Manado menegur Dinas Kebersihan dan Pertamanan atas keluhan para sopir pengangkut sampah. Ganti uang BBM untuk mengangkut sampah dilaporkan terlambat dibayar.

CELEBES NEWS – Pimpinan dan seluruh Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado menegur Dinas Kebersihan dan Pertamanan (Disbertam) Kota Manado atas keluhan para sopir pengangkut sampah. Teguran keras ini disampaikan Ketua Komisi C DPRD Manado Lily Binti, dalam hearing antara para sopir, Disbertam dan DPRD, di Ruang Rapat Gabungan Sekertariat DPRD Kota Manado, Senin (27/6) sore.

“Kepala Disbertam Manado harus menjelaskan kenapa ada keterlambatan dalam pembayaran ganti uang BBM untuk mengangkut sampah di Manado,” kata Lily Binti. Dia menegaskan, Kepala Disbertam tidak boleh melanggar ketentuan karena dana untuk biaya BBM kendaraan operasional pengangkut sampah sudah dianggarkan setahun.

Wakil Ketua Komisi C Lineke Kotambunan menambahkan, semua kekurangan dan masalah yang disampaikan oleh seluruh sopir tidak ditutupi. “Semua harus dibuka karena ini pangkal masalah bagi mereka,” tandasnya.

Sikap srupa disampaiukan anggota Komisi C lkainhta, Raynaldo Heydemans. Dia meminta Kepala Disbertam memberikan data jumlah sopir, biaya BBM per bulan, dan jumlah mobil yang masih beroperasi aktif untuk mengangkut sampah.

Di sisi lain, Kepala Disbertam Julises Oehlers menyatakan, pembayaran ganti uang BBM memang terlambat dilakukan karena masih perlu pemeriksaan semua berkas yang masuk. “Saya baru masuk dan harus memeriksa semua berkas yang ada supaya tidak ada kesalahan pembayaran,” katanya.

Perwakilan sopir, Indri Tuelah, menyampaukan bahwa masalah yang terjadi adalah pola pembayaran ganti uang yang hanya dibayarkan sebagian, tidak sekaligus. Padahal, ada juga yang diberikan sekaligus. Dia merasa diperlakukan tidak benar dan banyak dirugikan oleh Disbertam. Padahal selama mereka ini sudah ikut memajukan Kota Manado.

Salah seorang sopir yang ikut RDP juga mengakui, sejak November 2015 lalu, biaya BBM sudah tertunggak dan baru terselesaikan pertengahan April 2016. Masalah inilah yang harus diperbaiki oleh Disbertam.

Untuk menyelesaikan keluhan sopir, Komisi C DPRD Manado akan menggelar RDP kembali usai Lebaran. Komisi C akan mengklarifikasi semua temuan di instansi tersebut. [©-ris]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Hengky Kawalo: DPRD Kota Manado Akan Panggil Holland Village

MANADO, Menyikapi permasalahan Konsumen dengan pihak developer Holland Village, Dewan Perw…