Home KAWANUA KAWANUA SULUT Senior & Mantan Ketua KNPI Dukung Jacko

Senior & Mantan Ketua KNPI Dukung Jacko

0
0
2,116

Para senior dan mantan Ketua KNPI menegaskan dukungan kepemimpinan KNPI di Sulut di bawah komando Jackson Andre William Kumaatdan menolak wadah kepemudaan lain di luar KNPI.

CELEBES NEWS – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kembali menggelar diskusi seputar dinamika organisasi dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-43 KNPI. Diskusi dilaksanakan di Sekretariat KNPI Sulut, Kompleks GOR Koni Sario, Manado, Sabtu (23/7) siang. Dalam diskusi terbatas, para senior dan mantan Ketua KNPI ini menegaskan dukungan kepemimpinan KNPI di Sulut di bawah komando Jackson Andre William Kumaat.

Hadir dalam diskusi tersebut, senior dan mantan-mantan ketua DPD KNPI Sulut, seperti Lona Lengkong, Wempie Frederik, Elisa Regar, Brando Lengkey, Didi Sjafeii, Roy Maramis, serta para pengurus DPD KNPI Sulut.

Brando Lengkey, mantan Ketua KNPI Sulut, menyatakan bahwa KNPI yang dideklarasikan tahun 1973 adalah  satu-satunya wadah berhimpun organisasi kepemudaan yang sah. Tidak ada organisasi lain di luar KNPI.

“Wadah berhimpun organisasi kepemudaan hanya satu, yakni KNPI yang dideklarasikan pada 23 Juli 1973 oleh organisasi Cipayung. Kalau ada KNPI lain selain KNPI 1973, artinya tidak sah,” tegas Lengkey.

Pada kesempatan yang sama, Wempie Frederik menyesalkan adanya KNPI di luar KNPI 1973. “Sebagai kader hasil KNPI 1973, kami mengajak para senior agar senantiasa menjaga marwah, kebesaran, dan keutuhan organisasi. Kita semua yang hadir di sini merupakan hasil KNPI 1973. Saya sangat menyesalkan adanya KNPI lain. Saya mengajak, mari sama-sama tetap mempertahankan kebesaran dan keutuhan organisasi,” harap mantan Walikota Manado ini.

Pendapat senada diungkapkan Elisa Regar. Menurutnya, KNPI yang dideklarasikan tahun 1973 adalah satu-satunya wadah berhimpun organisasi kepemudaan. Bila ada organisasi lain, yang menggunakan nama KNPI, berarti organisasi baru.

“Mereka mendaftarkan organisasi di Kemenkumham, kemudian membuat akta notaris baru dengan nama organisasi DPP KNPI. Lucu karena nanti di daerah mereka akan menulis DPD DPP KNPI. Berbeda dengan kita, KNPI 1973. Hanya KNPI hasil Kongres Papua yang merupakan wadah berhimpun, bukan yang lain,” tandasnya.

Pertemuan tersebut juga menegaskan dukungan para senior dan mantan Ketua KNPI Sulut kepada Jackson Andre William Kumaat sebagai ketua KNPI Sulut hasil Musda 2015 lalu. Mereka juga sepakat menolak upaya segelintir orang, di bawah kepemimpinan Decky Palinggi, yang mencoba memecah keutuhan KNPI sebagai wadah berhimpun organisasi kepemudaan di Sulawesi Utara.[©-ris]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

PKPI Pecat Anggota DPRD Sulut Bart Senduk

MANADO, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) memecat kadernya yang saat ini dudu…