Home KAWANUA KAWANUA BOLMONG Nelayan di Bolmong Akan Mendapatkan Asuransi Jiwa

Nelayan di Bolmong Akan Mendapatkan Asuransi Jiwa

0
0
294

Asuransi untuk nelayan yang meninggal pada saat beraktivitas di laut adalah Rp200 juta, cacat Rp36 juta, dan biaya pengobatan kecelakaan Rp20 juta.

CELEBES NEWS Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong melalui Dinas Perikanan dan Kelautan akan melakukan sosialisasi serta mendata kembali nelayan penerima asuransi. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perikanan Ir Syaril Mokoagow MM melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Nelayan Kecil, Kamis (23/2/2017).

“Ini adalah program pemerintah pusat sehingga format sudah disediakan oleh kementerian. Nantinya, kartu nelayan itulah yang akan menjadi syarat untuk mendapatkan asuransi,” jelas Syaril Mokoagow.

Kadis Perikanan juga menyatakan, sampai hari ini sudah 503 nelayan yang terdata untuk wilayah Bolmong, khususnya di wilayah pantai utara. “Ada juga nelayan dari daerah lain, seperti Boltim, yang tergabung sehingga untuk Bolmong sendiri baru 500 nelayan. Karena itu, belum semua nelayan yang ada di Bolmong terdata,” tambahnya.

Dirinya juga menjelaskan, kendala utama adalah belum adanya alat cetak kartu asuransi. “Blankonya sudah ada namun printernya belum ada. Memang belum bisa terakomodasi semua. Mudah-mudahan Pemkab Bolmong bisa mengondisikan hal ini, agar 6.000-an nelayan Bolmong bisa mendapatkan kartu nelayan, ” jelasnya.

Syaril Mokoagow melanjutkan, sosialisasi kartu nelayan dan pendataan asuransi nelayan ini penting untuk jaminan kesejahteraan. “Lumayan karena nominal asuransi bisa membantu perekonomian. Asuransi untuk nelayan yang meninggal pada saat beraktivitas di laut adalah Rp200 juta, cacat Rp36 juta, dan biaya pengobatan kecelakaan Rp20 juta. Untuk nelayan yang meninggal dalam keadaan tidak sedang beraktivitas di laut adalah Rp160 juta, cacat 30juta, dan biaya pengobatan Rp20 juta,” tambahnya.

Dirinya berharap, kehadiran kartu nelayan dan asuransi nelayan ini bisa menambah tingkat kesejahteraan para nelayan. “Kartu dan asuransi nelayan diharapkan bisa meningkatkan taraf hidup nelayan, khususnya yang tinggal di pesisir. Fasilitas ini juga bisa meningkatkan produktivitas nelayan,” tutup Kadis Perikanan. [©-tan, dari berbagai sumber]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Imigrasi Awasi Ketat 470 Tenaga Kerja Asing

Sejauh ini tingkat kepatuhan tenaga kerja asing untuk melapor ke Kantor Imigrasi cukup bag…