Home GORONTALO KABUPATEN BONE BOLANGO DPRD KABUPATEN BONE BOLANGO APBD Bone Bolango 2017 Ditetapkan Rp869 Miliar

APBD Bone Bolango 2017 Ditetapkan Rp869 Miliar

0
0
2,270

Penetapan alokasi anggaran belanja modal diharapkan dapat diprioritaskan pada pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana.

CELEBES NEWS – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bone Bolango tahun 2017 akhirnya ditetapkan sebesar Rp.869 miliar lebih. Hal ini ditetapkan melalui rapat paripurna penandatanganan SK DPRD terkait persetujuan hasil evaluasi Ranperda tentang APBD tahun 2017 menjadi Perda serta pengesahan tiga Ranperda usul inisiatif legislatif di Gedung Sidang Utama DPRD Bone Bolango, Selasa (27/12/2016).


Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Faisal Mohie didampingi Wakil Ketua Sofyan Wahidji dan Wakil Ketua Fadjar Wartabone. Paripurna juga dihadiri oleh Wakil Bupati Mohamad Kilat Wartabone, Sekda Ishak Ntoma, Asisten I Taufik Sidiki, Asisten II Tanwir Ali, dan pejabat eselon II dan III, serta jajaran ASN di lingkungan Pemkab Bone Bolango.


Wabup Kilat Wartabone mengatakan, penyelenggaraan rapat paripurna DPRD saat ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Gubernur Gorontalo Nomor: 473/20/XII/2016 tanggal 23 Desember 2016 tentang evaluasi Ranperda Kabupaten Bone Bolango mengenai APBD Kabupaten Bone Bolango tahun anggaran 2017, dan Ranperbup tentang penjabaran APBD Kabupaten Bone Bolango tahun anggaran 2017. 


Berdasarkan keputusan Gubernur terkait hasil evaluasi Ranperda tentang APBD tersebut, Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah melakukan pembahasan. Wabup mengungkapkan, ada beberapa hal yang direkomendasikan Gubernur Gorontalo terhadap APBD Bone Bolango 2017. Dalam substansi kebijakan umum anggaran, Pemkab Bone Bolango disarankan terus konsisten dalam setiap tahapan perencanaan anggaran serta konsisten dalam mendukung empat prioritas pembangunan daerah yaitu, program pendidikan, program kesehatan, program pembangunan infrastuktur, dan program pengembangan ekonomi kerakyatan.


Pada pos pendapatan, disarankan agar dalam menetapkan target pendapatan daerah untuk mendanai pengeluaran daerah, Pemkab Bone Bolango harus melakukan prognosis target pendapatan secara akurat, sesuai dengan potensi sumber pendapatan yang ada. Juga memperhatikan perkembangan berbagai indikator perekonomian nasional dan daerah, yang dapat mempengaruhi realisasi pendapatan daerah.


Pada pos belanja daerah, disarankan untuk memformulasikan kembali penyediaan alokasi anggaran belanja yang sesuai dengan peruntukannya dan dapat menggambarkan capaian kinerja yang diharapkan dari setiap kegiatan. Selain itu, juga perlu dilakukan penetapan alokasi anggaran belanja modal agar diprioritaskan kepada pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana, yang terkait langsung dengan pelayanan dasar kepada masyarakat.


Dengan ditetapkannya Perda tentang APBD Kabupaten Bone Bolango tahun anggaran 2017 tersebut, Wabup mengajak kepada jajaran eksekutif untuk terus meningkatkan kinerjanya. ”Saya berharap agar di sisa tahun anggaran yang ada dapat melaksanakan semua program dan kegiatan pembangunan yang telah kita rencanakan bersama agar pemanfaatan anggaran APBD tahun anggaran 2017 dapat berjalan secara optimal, efektif dan efisien,” jelasnya.


Wabup memberikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Bone Bolango terhadap usul inisiatif legislatif atas penetapan tiga Ranperda yang merupakan kebutuhan masyarakat dan pemerintah daerah. Ranperda tersebut meliputi Ranperda tentang sistem kesehatan daerah, Ranperda tentang pemberdayaan nelayan kecil dan pembudidayaan ikan kecil, dan Ranperda tentang perlindungan dan pemberdayaan petani. [©-ris/tan]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

DPRD: Pemerintah Harus Kerja Ekstra Bendung Narkoba

Gorontalo, Narkoba di Bone Bolango mengkuatirkan. …