Home KAWANUA KAWANUA BOLMONG TIMUR Ponpes Miftahul Khoir Buyat Cabang ke-7 Ponpes Tebuireng

Ponpes Miftahul Khoir Buyat Cabang ke-7 Ponpes Tebuireng

0
0
2,204

Bupati menganggarkan Rp1 miliar hingga Rp2 miliar pada tahun 2017 untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur Ponpes.

CELEBES NEWS – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar SH menghadiri acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng Jombang KH Salahuddin Wahid dengan pihak Yayasan Miftahul Khoir yang diwakili Kiai Abdurrahman Modeong. Penandatanganan MoU dilakukan di Pesantren Miftahul Khoir, Desa Buyat, Rabu (26/10/2016).

Selain membuka cabang ketujuh Pesantren Tebuireng, penandatanganan MoU tersebut juga dilaksanakan untuk pengembangan dan peningkatan kualitas lembaga pendidikan pesantren, pengembangan kualitas guru, dan pembina pesantren.

“Ditandatanganinya MoU antara Tebuireng Jombang yang menjadikan Ponpes Miftahul Khoir Desa Buyat sebagai cabang yang ketujuh Ponpes Tebuireng, akan memotivasi dan mendorong kita semua, terutama para orangtua, untuk tidak melihat sebelah mata lagi kepada pesantren,” kata Bupati dalam sambutannya.

Setelah memberikan bantuan sebesar Rp200 juta beberapa waktu lalu, Bupati juga menyampaikan rencana untuk menganggarkan Rp1 miliar hingga Rp2 miliar pada tahun 2017 untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur Ponpes. “Bantuan akan diberikan dalam bentuk kebutuhan bangunan, dalam bentuk asrama atau ruang belajar. Nanti yayasan sampaikan permohonan hibah,” tegasnya.

Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang KH Salahuddin Wahid menyampaikan harapan agar MoU yang telah ditandatanagi dapat ditindaklanjuti dengan sesatu yang nyata. Adik kandung mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur tersebut juga mengatakan, akan memberikan bantuan dalam beberapa aspek, di antaranya tenaga pengajar dan kurikulum materi keagamaan.

“Kami akan mengirim ustadz atau bila dibutuhkan ustadzah, sebagai tenaga pengajar dengan ikatan dinas. Kami punya 13 ma’had aly (perguruan tinggi keagamaan berbasis pesantren –red) yang baru diresmikan Menteri Agama,” tegas Gus Sholah.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatangan piagam kerjasama antara Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Dr Hj Rukmina Simbala dengan Bupati Sehan Landjar dalam hal pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.  Tampak hadir Sekretaris Daerah Ir Hi Muhammad Assagaf, sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Boltim, Kepala Kemenag Boltim, unsur Forkopimda, serta masyarakat Buyat Bersatu. [©-ris/ton]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Kapolsek Kotabunan Ajak Anak Muda Jauhi Narkoba

Kapolsek Kotabunan Kompol Effendy Manoppo mengingatkan seluruh warga  agar tahu persi…